Bhabinsa di Inhil Tewas Ditikam Pakai Keris

Jumat,07 Juli 2017 - 21:58:31 wib | Dibaca: 1221 kali 
Bhabinsa di Inhil Tewas Ditikam Pakai Keris
Serda Musaini (55 tahun) Personil Koramil 06 Kateman saat dilarikan ke RSUD Raja Musa

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat, dengan menggunakan senjata tajam jenis keris, sehingga menyebabkan Serda Musaini (55 tahun) Personil Koramil 06 Kateman, meninggal dunia.

Kejadian yang mengenaskan tersebut terjadi di depan Pos Bhabinsa Tagaraja, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, Jumat (7/7/2017).

Tersangka penikaman, Tam (21 tahun) warga Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, berhasil diamankan sesaat setelah kejadian.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dolifar Manurung, S.iK, melalui Kapolsek Kateman KOMPOL Bainar, S.H, M.H, menyatakan bahwa peristiwa naas itu, berawal dari perilaku tersangka yang saat selesai Shalat Jumat, tersangka memacu sepeda motornya dan standing -standing, di Jalan Jendral Sudirman, Kel. Tagaraja.

Korban bersama Kopka Candra kemudian menegur perilaku tersangka. Namun tersangka malah tak senang dengan teguran tersebut, dan melawan, sehingga korban emosi dan menampar tersangka.

Mendapat perlakuan tersebut, tersangka tidak terima dan tidak senang, karena merasa malu ditampar didekat orang ramai.

Sekira pukul 14.00 WIB, tersangka menghubungi korban, via HP dan mengajak bertemu.

Tersangka lalu menunggu korban didepan Kantor Bhabinsa Tagaraja (TKP). Pada saat korban sampai di TKP, tersangka langsung menikam korban dengan senjata tajam jenis keris.

Masyarakat yang berada di sekitar TKP, langsung membawa korban ke RSUD Raja Musa dan sedangkan tersangka dapat ditangkap Kopka Candra dan mengamankan serta menyerahkan ke Mapolsek Kateman.

Hasil VER tim dokter RSUD Raja Musa Sungai Guntung korban mengalami luka-luka dibagian luka tusukan di perut sebanyak 2 liang, luka tusukan di dada sebanyak 1 liang dan luka sayat di lengan kanan.

Karena luka yang dialami korban cukup serius, korban akhirnya meninggal dunia di RSUD Raja Musa Sungai Guntung sekira Pukul 14.15 WIB.

Serda Musaini, meninggalkan satu orang istri dan sepasang anak. Almarhum menurut tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, termasuk aparat yang aktif dalam membina dan melayani masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tragis tersebut.

Reporter Daud M Nur


BERITA LAINNYA