Lagi, Masyarakat Riau Laporkan Syafril Tamun ke Kejati Diduga Korupsi


Dibaca: 4323 kali 
Kamis,21 April 2016 - 18:16:18 WIB
Lagi, Masyarakat Riau Laporkan Syafril Tamun ke Kejati Diduga Korupsi Demo masyarakat tuntut tangkap Syafril Tamun

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Setelah sebelumnya organisasi Aliansi Masyarakat Riau Madani (AMRM) melaporkan Syafril Tamun Kepala Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau, kini Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKSI) Syakirman melaporkan ke Kejaksaan.

Syafril Tamun diduga melakukan Korupsi, Kolusi, Nepotismen (KKN) pada proyek tahun anggaran 2015.

"Kami menduga proyek proyek di Dinas PU Bina Marga yang dipimpin Syafril Tamum telah dikendalikan broker broker atau makelar dengan bekerjasama dengan petugas pengadaan,"kata Syakirman.

Dilansir dari riauterkinicom, Laporan dari DPN AKSI ini diterima Kepala Seksi Penyuluhan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum Humas) Kejati Riau, Mukhzan didampingi Kasi II Bidang Intelejen, Deni Anteng Prakoso, Kamis siang (21/4/16).

Dalam laporannya, pihak DPN AKSI menduga proyek PU Bina Marga Provinsi Riau sarat dengan praktek KKN. Sehingga masyarakat jasa konstruksi tidak bisa bersaing secara sehat dalam pelelangan. Karena diduga hampir 90 persen proyek bernilai triliun rupiah yang dilelang LPSE hanya sebagai formalitas.

Selain itu, lanjutnya, Syafril Tamum juga diduga melakukan praktek penggelembungan (mark-up) Harga Penilian Sendiri (HPS) dan tumpang tindih proyek serta bersekongkol dengan rekanan. Hal ini dapat dibuktikan satu rekanan bisa mendapatkan 4 paket proyek strategis dengan per paketnya bernilai puluhan dan ditotal mencapai ratusan miliar.

Syakirman mencontohkan, proyek peningkatan jalan Teluk Meranti -Guntung yang dimenangkan PT Kuda Megah Kencana (KMK) dengan Harga Penawaran Sendiri (HPS) sebesar Rp20,5 miliar. Padahal berdasarkan hitungan pelaksanaan sesuai volume yang ditawarkan pada dokumen lelang Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Riau hanya Rp11,49 miliar lebih.

“Sehingga terjadi mark-up atau pemborosan keuangan negara sebesar Rp9 miliar lebih,’’ tandasnya.

Usai menerima laporan tersebut, Kasi Penkum Humas Kejati Riau, Mukhzan kepada wartawan, akan mempelajarinya terlebih dahulu.

"Tentunya kita akan mempelajari laporan ini terlebih dahulu. Tentunya kita berterimakasih atas laporan ini. Selama ini kita berpikir penyusunan HPS itu sudah benar. Ternyata ada laporan seperti ini," pungkasnya.

Sementara itu Syafril Tamun saat dihubungi GagasanRiau.Com Kamis petang (21/4/2016) saat dihubungi ke nomor teleponnya 0812751XXXX tidak aktif. Saat berita dilansir belum ada jawaban resmi dari Syafril Tamun.

Reporter Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,20 November 2018 - 17:28:18 WIB

    Polresta Pekanbaru Laksanakan Konfrensi Pers Pengungkapan 4 Kg Sabu

    Polresta Pekanbaru Laksanakan Konfrensi Pers Pengungkapan 4 Kg Sabu GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Polresta Pekanbaru laksanakan Konfrensi Pers pengungkapan 4 kg sabu oleh Polsek Tampan Polresta Pekanbaru Senin tanggal 19 November 2018 sekira pukul 10.00 Wib di lobi Polsek Tam
  • Minggu,18 November 2018 - 06:47:31 WIB

    Ini Ibu Mayat Bayi Ditemukan di SPBU Meranti

    Ini Ibu Mayat Bayi Ditemukan di SPBU Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Heboh penemuan mayat bayi laki-laki di SPBU Meranti, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau. Ternyata bayi tersebut sengaja dibuang pacar ibu bayi tersebut berinis
  • Minggu,18 November 2018 - 06:19:51 WIB

    Massa Kepung Pencuri Sarang Burung Walet

    Massa Kepung Pencuri Sarang Burung Walet GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dua orang spesialis pencuri sarang burung walet dikepung massa sebelum di gebuki hingga babak belur di Kelurahan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, Jumat (16/11/201
  • Kamis,15 November 2018 - 20:45:05 WIB

    Pelaku Curanmor di Pekanbaru Dibekuk Aparat

    Pelaku Curanmor di Pekanbaru Dibekuk Aparat GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial SH alias Rudi serta rekannya S alias Dedek tak berkutik saat dibekuk petugas aparat.   Kedu
  • Kamis,15 November 2018 - 20:13:56 WIB

    Diimingi Jadi Atlet, Pelajar di Pekanbaru Dicabuli Pelatih Dayung

    Diimingi Jadi Atlet, Pelajar di Pekanbaru Dicabuli Pelatih Dayung GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Seorang pelatih dayung di Pekanbaru berinisial MY (48 tahun) dibekuk aparat diduga cabuli korban BA (12 tahun) dan FA (15 tahun).  
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker