Lagi, Masyarakat Riau Laporkan Syafril Tamun ke Kejati Diduga Korupsi


Dibaca: 3560 kali 
Kamis,21 April 2016 - 18:16:18 WIB
Lagi, Masyarakat Riau Laporkan Syafril Tamun ke Kejati Diduga Korupsi Demo masyarakat tuntut tangkap Syafril Tamun

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Setelah sebelumnya organisasi Aliansi Masyarakat Riau Madani (AMRM) melaporkan Syafril Tamun Kepala Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau, kini Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKSI) Syakirman melaporkan ke Kejaksaan.

Syafril Tamun diduga melakukan Korupsi, Kolusi, Nepotismen (KKN) pada proyek tahun anggaran 2015.

"Kami menduga proyek proyek di Dinas PU Bina Marga yang dipimpin Syafril Tamum telah dikendalikan broker broker atau makelar dengan bekerjasama dengan petugas pengadaan,"kata Syakirman.

Dilansir dari riauterkinicom, Laporan dari DPN AKSI ini diterima Kepala Seksi Penyuluhan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum Humas) Kejati Riau, Mukhzan didampingi Kasi II Bidang Intelejen, Deni Anteng Prakoso, Kamis siang (21/4/16).

Dalam laporannya, pihak DPN AKSI menduga proyek PU Bina Marga Provinsi Riau sarat dengan praktek KKN. Sehingga masyarakat jasa konstruksi tidak bisa bersaing secara sehat dalam pelelangan. Karena diduga hampir 90 persen proyek bernilai triliun rupiah yang dilelang LPSE hanya sebagai formalitas.

Selain itu, lanjutnya, Syafril Tamum juga diduga melakukan praktek penggelembungan (mark-up) Harga Penilian Sendiri (HPS) dan tumpang tindih proyek serta bersekongkol dengan rekanan. Hal ini dapat dibuktikan satu rekanan bisa mendapatkan 4 paket proyek strategis dengan per paketnya bernilai puluhan dan ditotal mencapai ratusan miliar.

Syakirman mencontohkan, proyek peningkatan jalan Teluk Meranti -Guntung yang dimenangkan PT Kuda Megah Kencana (KMK) dengan Harga Penawaran Sendiri (HPS) sebesar Rp20,5 miliar. Padahal berdasarkan hitungan pelaksanaan sesuai volume yang ditawarkan pada dokumen lelang Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Riau hanya Rp11,49 miliar lebih.

“Sehingga terjadi mark-up atau pemborosan keuangan negara sebesar Rp9 miliar lebih,’’ tandasnya.

Usai menerima laporan tersebut, Kasi Penkum Humas Kejati Riau, Mukhzan kepada wartawan, akan mempelajarinya terlebih dahulu.

"Tentunya kita akan mempelajari laporan ini terlebih dahulu. Tentunya kita berterimakasih atas laporan ini. Selama ini kita berpikir penyusunan HPS itu sudah benar. Ternyata ada laporan seperti ini," pungkasnya.

Sementara itu Syafril Tamun saat dihubungi GagasanRiau.Com Kamis petang (21/4/2016) saat dihubungi ke nomor teleponnya 0812751XXXX tidak aktif. Saat berita dilansir belum ada jawaban resmi dari Syafril Tamun.

Reporter Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,17 Februari 2018 - 17:03:54 WIB

    Operasi Pasar Bea Cukai Tembilahan Amankan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Operasi Pasar Bea Cukai Tembilahan Amankan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal terus digiatkan oleh Bea Cukai Tembilahan. Pada  10-11 Februari 2018, Bea Cukai Tembilahan melakukan operasi pasar di daerah Air molek dan Japura, Indragiri Hulu.&nbs
  • Jumat,16 Februari 2018 - 23:18:24 WIB

    Berbekal Info dari Warga, Polisi Cokok Dua Terduga Pengedar Narkoba

    Berbekal Info dari Warga, Polisi Cokok Dua Terduga Pengedar Narkoba GAGASANRIAU.COM, PASIRPANGARAIAN-Lagi-lagi informasi dari masyarakat ternyata cukup efektif untuk menghentikan upaya peredaran narkoba. Ini buktinya: polisi berhasil membekuk dua terduga pengedar narkoba jenis daun ganja kering asal Tandun Ka
  • Rabu,14 Februari 2018 - 21:34:50 WIB

    PNS Pemprov Riau Dilaporkan ke Polisi Tipu Warga Bantu Masukan Honorer

    PNS Pemprov Riau Dilaporkan ke Polisi Tipu Warga Bantu Masukan Honorer GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Witra Rumaya 32 tahun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau dilaporkan ke polisi karena menipu dua warga. Modus yang dilakukan Witra menjanjikan korbannya diangkat men
  • Rabu,14 Februari 2018 - 11:57:15 WIB

    Ini Kronologis Tertembaknya Syafrizal Warga Rangsang Kabupaten Meranti

    Ini Kronologis Tertembaknya Syafrizal Warga Rangsang Kabupaten Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Syafrizal atau akrab disapa Ujang bocah 14 tahun warga Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau tertembak bahunya. Ia tertembak senjata petugas setelah melaku
  • Selasa,13 Februari 2018 - 21:57:13 WIB

    Kuasa Hukum Nyatakan, Dakwaan Poniman Tidak Sah!

    Kuasa Hukum Nyatakan, Dakwaan Poniman Tidak Sah! GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kuasa Hukum Poniman, Augustinus Hutajulu membeberkan beberapa fakta penting dalam perkara yang menyeret seorang petani karet di Pekanbaru, Riau itu ke pengadilan. Ia membeberkan, surat dakwaan ter
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker