Pemko Pekanbaru Tak Becus, Bus Air Bantuan Kemenhub Stop Beroperasi


Dibaca: 2216 kali 
Rabu,27 April 2016 - 16:57:03 WIB
Pemko Pekanbaru Tak Becus,  Bus Air Bantuan Kemenhub Stop Beroperasi Firdaus saat meresmikan bus air beberapa waktu lalu

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Lagi-lagi kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sia-sia kan potensi daerah yang seharusnya disyukuri. Pasalnya  satu unit kapal cepat atau bus air yang merupakan bantuan Kementerian Perhubungan tahun lalu, kini mengalami nasib stop operasi setelah sempat diperkenalkan oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT pada 29 Oktober 2015.

"Tidak kurang hanya tiga bulan beroperasi. Pada awal tahun ini, sudah tidak ada beroperasi lagi, padahal bus air itu bantuan pusat," papar Rifki (35), warga bantaran Sungai Siak di Pekanbaru, Selasa (26/4/2016).

Bus air dioperasikan di Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan memiliki rute Pelabuhan Sungai Duku-Okura-Meranti Pandak pergi pulang satu kali sehari yang memakan waktu tiga jam sekali jalan.

Kapal cepat bantuan pemerintah pusat melalui Kemenhub tersebut diharapkan dapat melayani warga setempat dalam mempermudah akses melalui Sungai Siak dan menghabiskan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sekali jalan 200 liter.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Wan Agusti mengatakan, program yang dicanangkan instansi terkait sewaktu memperkenalkan kapal cepat hanya seremonial semata.

"Hal tersebut ternyata belum bisa dibuktikan warga setempat sebagai sebagai alat transportasi air yang murah dan nyaman seperti yang digadang-gadangkan wali kota," terangnya.

Padahal Kemenhub telah menganggaran dana sebesar Rp2,2 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2014, namun dinas perhubungan setempat dinilai belum dalam menghidupkan minat warga di Pekanbaru.

"Akibat jarang dipakai, bus air ini sempat rusak dan diperbaiki selama dua pekan di Bengkalis. Kalau begini, dudah pasti ada yang salah. Mungkin sumber daya manusia tidak ada atau konsep tidak jalan," paparnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Angkutan Perkotaan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Pekanbaru, Wisnu Haryanto mengakui, jika bus air telah disetop operasinya untuk sementara waktu.

"Kalau tak ada anggaran, gimana mau jalan. Hasil evaluasi kita selama tiga bulan operasi, ternyata belum hasilnya optimal. Sementara biaya oprasional yang kita tanggung jauh lebih besar," kata dia.

Editor Naldi Sitanggang
sumber antarariau.com


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,16 November 2018 - 18:13:43 WIB

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang remaja di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berinisial RL (26 Tahun) cabuli anak 15 tahun. Korban sebut saja Bunga (nama samaran), dipaksa buka baju dan disuruh memegang kemal
  • Kamis,15 November 2018 - 21:06:21 WIB

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pria bernama Iwan warga RT 006 RW 002 Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Inhil, bersimbah darah setelah ditebas MY (22) dengan sebilah parang.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:57:04 WIB

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018 GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri rapat koordinasi nasional Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018, Rabu (14/11/2018) pagi
  • Rabu,14 November 2018 - 21:52:44 WIB

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pemuda berinisial DS (30) warga Batang Tuaka Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil ditangkap aparat diduga maling di rumah kos-kosan.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:11:40 WIB

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kembali harimau sumatra meneror warga Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau. Kini hewan liar ini muncul di pumukiman bahkan berkeliran di belakang rumah warga.
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker