Jadi Sarjana Bukan Tujuan Utama, Selamat Datang Mahasiswa Baru


Dibaca: 1580 kali 
Kamis,11 Agustus 2016 - 08:38:56 WIB
Jadi Sarjana Bukan Tujuan Utama, Selamat Datang Mahasiswa Baru

Mahasiswa, kau ingin jadi apa? Pengacara, untuk mempertahankan hukum kaum kaya, yang secara inheren tidak adil? Dokter, untuk menjaga kesehatan kaum kaya, dan menganjurkan makanan yang sehat, udara yang baik, dan waktu istirahat kepada mereka yang memangsa kaum miskin? Arsitek, untuk membangun rumah nyaman untuk tuan tanah? Lihatlah di sekelilingmu dan periksa hati nuranimu. Apa kau tak mengerti bahwa tugasmu adalah sangat berbeda: untuk bersekutu dengan kaum tertindas, dan bekerja untuk menghancurkan sistem yang kejam ini? (Victor Serge, Bolshevik)

SELAMAT datang di kampus impianmu. Tempat yang akan menemanimu dalam waktu yang tak lama. Jika dulu aku habiskan kuliah cukup lama, kini waktu kuliah singkat saja. Ada yang menjalaninya hanya 3 tahun dan ada yang 4 tahun. Malahan ada yang 3 setengah tahun. Mirip lomba, kuliah membuatmu memandang teman seperti lawan. Mula-mula pada soal penampilan dan lama kelamaan dalam hal prestasi. Terlebih kampus sekarang ini suka sekali memamerkan mahasiswa yang jadi juara. Juara apa saja: menulis, meneliti, pidato, lomba debat hingga stand up comedy. Seakan kampus serupa dengan medan laga dimana tiap anak muda harus siap bertarung: kalah atau menang. Tapi apapun yang terjadi percayalah kampus adalah tempatmu untuk menguji mimpi dan nyali.

Jangan percaya kalau jadi sarjana itu tujuan utamanya. Tak ada yang istimewa dari acara wisuda. Berjejer rapi lalu digeser toga kemudian foto bersama keluarga. Sungguh itu adegan yang menjemukan dan tak layak untuk dirindukan. Terlebih, jangan meyakini bahwa IP (indeks prestasi) tinggi itu segalanya. Kampus beda dengan SD dimana yang bernilai tinggi selalu dapat pujian. Sudah banyak kepercayaan kalau IP tinggi tak menjamin segalanya. Tengok saja banyak tokoh, para penemu hingga aktor yang kuliahnya pernah gagal tapi karirnya gemilang. IP itu hanya perkakas kuliah yang diperebutkan dengan tenaga seadanya saja. Jangan terlampau berburu, sama halnya juga jangan terlalu meremehkan. Ringkasnya, kuliah tak hanya berpusat pada apa yang ada di bangku dan apa yang dikatakan oleh dosenmu.


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,19 Juni 2017 - 23:03:54 WIB

    Riau Nomor 2 Paling Buncit, Pertumbuhan Ekonominya

    Riau Nomor 2 Paling Buncit, Pertumbuhan Ekonominya GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Pembaca yang cerdas, kali ini redaksi coba menyajikan sebuah analisis mendalam oleh wartawan senior di Riau, Ir Yanto Budiman yang juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) soal lambannya per
  • Senin,05 September 2016 - 13:10:44 WIB

    Kok BPJS Memaksa Mendaftar Seluruh Keluarga?

    Kok BPJS Memaksa Mendaftar Seluruh Keluarga? SALAH satu pertanyaan - bahkan kadang dalam bentuk omelan - adalah "BPJS kok maksa mendaftarkan seluruh keluarga, dulu-dulu nggak begitu...". Memang, kepesertaan dalam JKN sifatnya adalah wajib (Pasal 4 UU SJSN 40/200
  • Selasa,09 Agustus 2016 - 14:52:11 WIB

    Sejarah Dansa Tango PKI-Militer dan Arah Rekonsiliasi

    Sejarah Dansa Tango PKI-Militer dan Arah Rekonsiliasi TULISAN Iwan Gardono Sujatmiko Revolusi, Kudeta, Rekonsiliasi di salah satu media cetak (Kompas, 27/07/2016), membahas bagaimana PKI (Partai Komunis Indonesia) dengan ideologi politiknya berusaha merebut kekuasaan.
  • Sabtu,06 Agustus 2016 - 16:09:05 WIB

    Dapatkah Apotek Yang Memberikan Obat Tanpa Resep Dokter Dikenai Hukuman Pidana?

    Dapatkah Apotek Yang Memberikan Obat Tanpa Resep Dokter Dikenai Hukuman Pidana? GagasanRiau.Com Pekanbaru - Adanya kejadian tentang seorang petugas medis yakni, apoteker yang dapat memberikan resep obat kepada pasien menjadi perdebatan dari kalangan dokter. Dan berikut ini Gaga
  • Sabtu,06 Agustus 2016 - 15:42:00 WIB

    Dokter Kurang Humanis, Alasan Pasien Berobat ke Luar Negeri?

    Dokter Kurang Humanis, Alasan Pasien Berobat ke Luar Negeri? GagasanRiau.Com - Ibu Menkes meminta agar dokter Indonesia lebih humanis agar lebih sedikit orang indonesia yang berobat ke negara tetangga. Ajakan yang bagus dan patut diapresiasi. Pasti masih ada dokter indonesia yang belum h
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: redaksi@gagasanriau.com
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker