PARAH! Honorer Pemko Dumai Kedapatan Lakukan Pungli


Dibaca: 1100 kali 
Jumat,25 November 2016 - 16:20:03 WIB
PARAH! Honorer Pemko Dumai Kedapatan Lakukan Pungli

GagasanRiau.Com Dumai - Meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan menjadi agenda nasional terkait Pungutan Liar (Pungli). Namun tidak berlaku untuk honorer di Pemerintahan Kota Dumai.

Sebagaimana dinyatakan oleh Kepala Terminal Barang Kota Dumai Indra Syahputra disebutkannya, empat petugas honorer yang terjaring tim sapu bersih pungli pihak kepolisian, terancam mendapat sanksi terberat yakni pemecatan.

Ini dikatakan Indra kepada wartawan usai memberi keterangan ke penyidik Polres Dumai terkait operasi tangkap tangan empat petugas jaga pos retribusi dinas perhubungan atas dugaan pungutan liar ke sopir truk angkutan, Kamis (24/11/2016).

"Petugas di lapangan sudah diperingati untuk tidak pungli dan mengarahkan truk masuk ke terminal timbangan karena kita dituntut untuk memberikan pelayanan optimal," kata Indra.

Selain itu, petugas juga diminta agar melaporkan sopir yang memberi uang dan mencatat jumlah rupiah diberi dan tanda nomor kendaraan untuk dibuatkan berita acara.

Setelah dibuat berita acara ini, selanjutnya terminal barang akan menyurati perusahaan pengangkutan terkait untuk meminta penjelasan alasan armada tidak masuk ke timbangan.

"Sopir sebenarnya sudah dibekali uang untuk membayar retribusi, tapi ada saja yang tidak mau masuk ke terminal barang, karena itu kita akan surati dan hak perusahaan menegur sopir tersebut," sebut dia.

Perbuatan pungli ini sangat disayangkan, dan dia menilai kemungkinan terjadi karena sistem penarikan retribusi masih manual dan belum menerapkan teknologi sehingga petugas bersentuhan dengan uang.

Ditambah lagi perhatian kesejahteraan masih kurang, karena petugas menjaga pos selama 12 jam kerja tanpa ada uang makan, lembur dan uang resiko kerja dan hanya menerima gaji pokok sebanyak Rp1,2 juta tiap bulan.

"Mereka mengawasi truk melintas sambil berdiri kepanasan atau kehujanan tanpa perhatian kesejahteraan, sehingga ada kesulitan mengatur mental, dan berpotensi melakukan pungli karena bersentuhan langsung dengan uang retribusi," terangnya.

Dia berharap pemerintah daerah dapat menata sistem penarikan retribusi dengan penerapan teknologi agar petugas sebagai pendukung di lapangan tidak bersentuhan dengan uang dan lebih terjamin pengawasan.

Diketahui, Rabu (23/11) tim saber pungli Polres Dumai menangkap empat petugas jaga pos retribusi Dinas Perhubungan setempat dalam operasi tangkap tangan karena menerima uang dari sopir truk yang tidak masuk ke terminal barang.

"Empat orang ini sedang bertugas jaga pos retribusi dan diduga melakukan pungli dengan menarik uang dari sopir truk yang seharusnya masuk ke timbangan terminal barang," kata Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting.(ANT)

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:54:29 WIB

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN – Satu orang personil Polsek GAS di periksa terkait dugaan kekerasan terhadap korban Erizun (31), seorang warga Teluk Pinang yang ditemukan tergantung  di pohon kelapa.
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:35:59 WIB

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kamatian Erizun (31 tahun) warga Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas), Kabupaten Indragiri Hilir ditemukan tewas tergantung di pohon kelapa menuai
  • Minggu,21 Oktober 2018 - 20:03:37 WIB

    Mengenai Mayat Tergantung, Massa Kepung Kantor Polsek Gas

    Mengenai Mayat Tergantung, Massa Kepung Kantor Polsek Gas GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Mencekam puluhan massa sejak tadi sore sekira pukul 16.00 Wib mengepung Kantor Polsek Gaung Anak Serka (GAS) Kabupaten Indragiri Hilir mengenai kasus seorang pemuda tewas tergantung d
  • Sabtu,20 Oktober 2018 - 18:46:30 WIB

    Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

    Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pemuda di parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditemukan tewas gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18) se
  • Jumat,19 Oktober 2018 - 19:53:37 WIB

    MTQ Ke - 48 Tahun 2018 Resmi Ditutup

    MTQ Ke - 48 Tahun 2018 Resmi Ditutup GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Rosman Malomo secara resmi menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018 yang dipusatkan di T
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker