Operasi Patuh Siak 2017 di Riau, Masih Ada Pengendara Tak Tahu Aturan


Dibaca: 820 kali 
Rabu,24 Mei 2017 - 17:53:59 WIB
Operasi Patuh Siak 2017 di Riau, Masih Ada Pengendara Tak Tahu Aturan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Operasi Patuh Siak 2017 yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau selama 14 hari resmi berakhir. Dan hasilnya terjadi peningkatan jumlah pelanggaran.

"Dari hasil Operasi Patuh 2016 berbanding 33,8 persen pada tahun 2017 dengan jenis pelanggaran dan angka kecelakaan," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Rabu (24/5/2017).

Selama Operasi Patuh 2017 angka jenis pelanggaran tilang berjumlah 15,286 kasus serta teguran ada 647 kasus. Sementara di tahun 2016 sendiri ada 11,425 kasus tilang dan teguran berjumlah 2,117 kasus.

"Jadi angka penilangan dibanding tahun lalu meningkat tajam dibanding tahun ini," tegas Guntur.

Sementara jenis pelanggaran di tahun 2017 ini paling banyak didominasi oleh jenis kendaraan roda dua dari faktor tidak menggunakan helm, tidak melengkapi surat-surat kendaraan bermotor, dan melanggar rambu larangan berputar.

Namun, khususnya kendaraan roda empat atau enam masih banyak melakukan pelanggaran dari segi tidak melengkapi surat-surat kendaraan, kelebihan penumpang atau over loading dan tidak menggunakan sabuk pengaman

"Faktor itu juga sering dijumpai didalam Operasi Patuh dan diluar operasi juga. Meski demikian tetap dilakukan proses hukum karena telah melanggar peraturan berkendaraan," sebut Guntur.

Sementara angka kecelakaan itu sendiri tengah mengalami perubahan penurunan. Tahun 2016 silam jumlahnya sekitar 24 kasus, namun ditahun 2017 ini berjumlah 21 kasus. Jadi berbanding 12,5 persen.

"Hal yang sama juga diperoleh dari hasil kasus angka korban kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia mencapai 7 ditahun ini. Mengalami penurunan ditahun silam. Berbanding 12,5 persen," kata Guntur.

Kecelakaan ini terjadi disebabkan karena pengendara mengambil perpindahan jalur dengan kecepatan tinggi. Ini terjadi dikawasan permukiman dan jalan Lintas. Usia angka kecelakaan ini dari 16 hingga 20 tahun.

"Waktu kejadian kecelakaan ini banyak diwaktu jam sepi antara pukul 18.00 sampai 21.00 Wib malam. Itu waktu rawan kecelakaan," tambah Guntur.

Guntur juga menghimbau kepada seluruh pengendara pengguna jalan raya tetap selalu waspada dan hati-hati. Selalu taat pada peraturan lalu lintas, semoga dalam dekat ini menjelang bulan suci Ramadhan bisa menjalankan ibadah puasanya bersama keluarga.

Reporter Wandrizal


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,13 November 2018 - 18:16:34 WIB
    Gerakan Sekolah Angkasa Cinta Lingkungan di Lanud Rsn

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka mendukung gerakan Sekolah Angkasa cinta lingkungan, Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Lanud Roesmin Nurjadin bersama seluruh siswa melaksanakan bersih-bersih di lingkungan
  • Kamis,08 November 2018 - 15:34:56 WIB

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 6 personil turun, dipimpin langsung oleh Kepala Resort Pekanbaru, Jaya Sitorus melakukan pemasangan plank peringatan Daerah Rawan Buaya.   D
  • Rabu,07 November 2018 - 16:11:57 WIB
    Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasiona

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - 5 Nobember 2018 bertepatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Balai Besar KSDA Riau gelar pelepasliaran satwa dilindungi di kawasan konservasi dalam pengelolaan Balai Besar KSDA Riau
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 17:36:15 WIB

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) sebut PT Asia Pacifik Rayon (APR) pabrik pengolahan Viscose Staple Fiber (VSF) memproduksi serat rayon di Kerinci Kabupaten Pelalawan
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 10:28:35 WIB

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Isnadi Esman menyatakan bahwa ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning akan semakin mengerikan dari sebelumnya
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker