PARAH! Rapor Ditahan Jika Tidak Membayar SPP Bulan Juli


Dibaca: 1194 kali 
Minggu,11 Juni 2017 - 13:52:10 WIB
PARAH! Rapor Ditahan Jika Tidak Membayar SPP Bulan Juli ILUSTRASI

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Perangai maling di dunia pendidikan di penghujung periode belajar mengajar di mulai. Salah satunya modusnya adalah menahan rapor siswa jika tidak membayar sejumlah uang.

Sebagaimana yang terjadi, sejumlah orangtua siswa mengeluhkan kebijakan sekolah swasta setingkat SMA di Pekanbaru yang memungut uang SPP bulan Juli 2017 pada saat penerimaan rapor hari Sabtu (10/6) ini. Jika SPP bulan depan itu tidak dibayar sekarang, maka rapornya tidak dibagikan.

Keluhan para orangtua siswa itu dicurahkan kepada anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau Ir. H. Fendri Jaswir, MP. ''Hari ini saya menerima beberapa telepon dari orangtua siswa yang mengeluh soal kewajiban membayar SPP bulan Juli ini,'' ujarnya kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (10/6).

Menurut Fendri, kewajiban itu tidak masuk akal karena bulan Juli belum masuk. Kecuali untuk bulan-bulan sebelumnya. ''Bulannya saja belum masuk, kok dipungut sekarang,'' kata mantan anggota DPRD Riau ini mengutip keluhan orangtua siswa.

Akibat kebijakan ini, di salah satu SMA favorit yang dikelola sebuah yayasan, terpaksa sejumlah orangtua pulang ke rumah mengambil uang. Sebab, mereka tidak siap dengan membawa uang SPP. Besarnya uang SPP di sekolah ini sekitar Rp 350.000 per bulan.

"Kami tidak terima karena bulan Juli belum masuk. Lalu dikait-kaitkan dengan pembagian rapor. Ini sudah menginjak hak-hak kami untuk mendapatkan pendidikan, '' ujar orangtua yang lain kepada Fendri.

Mereka bisa menerima jika anak-anak mereka belum membayar kewajiban bulan-bulan sebelumnya sampai Juni ini. ''Juli aja belum masuk, kok dipungut sekarang? Kecuali penerimaan siswa baru, boleh-boleh saja dipungut bulan Juli,'' tegas mereka seperti dikutip Fendri.

Walaupun pihak swasta, kata Fendri, seharusnya juga mempertimbangkan kewajaran dan kesulitan orangtua siswa.

"Swasta memang boleh memungut karena otonom, tapi juga harus mempertimbangkan kewajaran dan tidak terlalu memberatkan orangtua," tegasnya.

Menurut Fendri, kebijakan pemerintah yang melarang pungutan di sekolah negeri hendaknya juga diikuti pihak swasta dengan melakukan pungutan secara wajar. ''Jadi, jangan terjadi perbedaan mencolok antara negeri dan swasta,'' katanya.

Sebab, menurut Fendri, tidak semua anak-anak lulusan SMP dan MTs dapat ditampung di SMA Negeri dan MAN. Mereka tentu akan lari ke sekolah swasta. ''Namun swasta jangan pula terlalu mencekik leher mereka, dengan iming-iming pendidikan lebih berkualitas,'' tegasnya.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,15 Juni 2019 - 11:59:38 WIB

    Penerimaan Peserta Didik Baru, Disdik Pekanbaru Utamakan Anak Tempatan Sekitar Sekolah

    Penerimaan Peserta Didik Baru, Disdik Pekanbaru Utamakan Anak Tempatan Sekitar Sekolah GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Abdul Jamal, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru menyatakan bahwa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibuka pada awal Juli 2019 diprioritaskan bagi anak yang tinggal di s
  • Minggu,09 Juni 2019 - 09:18:42 WIB

    Repdem Siapkan Tim Libas Pungli Penerimaan Siswa Baru

    Repdem Siapkan Tim Libas Pungli Penerimaan Siswa Baru GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) organisasi sayap PDI Perjuangan akan menyiapkan tim pemantau dan posko pengaduan jelang penerimaan siswa baru. Posko ini nantinya akan mengawal para calon sis
  • Senin,20 Mei 2019 - 22:14:59 WIB

    BEM Se Riau Kecam Dan Tolak Upaya Delegitimasi Hasil Pemilu 2019

    BEM Se Riau Kecam Dan Tolak Upaya Delegitimasi Hasil Pemilu 2019 GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Seluruh Ketua Badan Eksekutif (BEM) se Riau menyatakan menolak dan mengecam kelompok-kelompok yang akan mendelegitamasi hasil Pemipu dan Pilpres 2019 pada 17 April kemarin.  
  • Jumat,03 Mei 2019 - 07:29:10 WIB

    Perpisahan TK Angkasa Lanud RSN

    Perpisahan TK Angkasa Lanud RSN GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sekolah Taman Kanak kanak (TK) Angkasa Pekanbaru dibawah binaan Yayasan Ardya Garini Cabang Pangkalan Nurjadin (Lanud) Roesmin Nurjadin menggelar acara perpisahan di Gedung Serba Guna (GSG) lanud
  • Jumat,03 Mei 2019 - 07:04:50 WIB

    Ratusan Siswa TK dan SD Kota Pekanbaru Ikuti Lomba Mewarnai Bank Riau Kepri

    Ratusan Siswa TK dan SD Kota Pekanbaru Ikuti Lomba Mewarnai Bank Riau Kepri GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Bank Riau dan Kepulanan Riau (Kepri) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau mengadakan lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se- Kota Pekanbaru.
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker