Tak Berikan Upah Layak Dan Lapangan Pekerjaan, PTPN V Didemo Warga


Dibaca: 582 kali 
Rabu,23 Agustus 2017 - 14:14:21 WIB
Tak Berikan Upah Layak Dan Lapangan Pekerjaan, PTPN V Didemo Warga

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Perseroan Terbatas Perkebunan Nasional (PTPN) V di Kebun Tandun Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) didemo warga. Perusahaan perkebunan kelapa sawit BUMN itu dinilai tidak memberikan lapangan kerja dan menggaji buruh angkut dibawah ketetapan pemerintah daerah.

Warga tergabung dalam organisasi Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) KSPSI PUK Tapung Hulu-Kampar, dan FSPTI PUK Koto Tandun-Rokan Hulu (Rohul). Mereka mendatangi Kantor PTPN V Kebun Tandun, Rabu (23/8/17).‎

‎Sebagaimana dilansir riauterkini, warga dalam aksi demonstrasi tersebut, mengajukan dua tuntutan‎, pertama mendesak‎ manajemen PTPN V Kebun Tandun memberikan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar areal Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di sembilan afdeling.‎

Selanjutnya warga pendemo menuntut PTPN V Kebun Tandun membayarkan kelayakan upah bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai Perda Kabupaten Kampar Nomor: 525/ Dinsosnaker/‎ 2016/ 501

Warga hanya diperbolehkan menghadap manajemen melalui per‎wakilan saja dengan manajemen di Kantor PTPN V Kebun Tandun.‎

Saat pertemuan tersebut, warga meminta dan mendesak PTPN V Kebun Tandun menyerahkan kerja ‎bongkar muat TBS kelapa sawit tidak melalui pihak ketiga lagi atau vendor, namun langsung dikelola FSPTI-KSPSI.‎

Ketua PUK FSPTI Talang Danto Suryono,‎ didampingi Wakil Sekretaris PUK SPTI Talang Danto mengatakan demontrasi diikuti ratusan massa PUK FSPTI-KSPSI di Kecamatan Tapung Hulu, seperti dari Talang Danto, ‎Sinama Nenek, Kasikan, Sei Garo, dan Danau Lancang,‎ serta massa dari PUK FSPTI Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Rohul.‎

Massa menilai upah bongkar muat TBS sawit dibayarkan melalui kontraktor cukup kecil diterima buruh, masih di bawah upah minimum.

Padahal, ungkap Suryono, sesuai ‎Perda Kampar Nomor 525/ Disosnaker/ 2016,‎ upah bongkar muat TBS sawit‎ ditetapkan ‎Rp21,835 per kg untuk kerja bo‎ngkar, dan Rp23,293 per kg untuk kerja muat TBS.

Apalagi, sambung Haryono, PTPN V Kebun Tandun baru melakukan pembaruan HGU atau replanting, namun perusahaan plat merah ini belum memberikan peluang lapangan kerja untuk masyarakat sekitar HGU dengan upah yang layak.

"‎Kita meminta kejelasan penetapan upah minimum ini,"‎ katanya. "Kami cuma minta kerja, bukan ngajak perang," tutup Suryono.

Editor Arif Wahyudi
sumber riauterkini


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,06 Februari 2018 - 16:06:49 WIB

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di 9 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Diungkapkan pihak Dinas Kesehatan Pekanbaru pihaknya mencatat Kecamatan Payung Sekaki, Tampan,
  • Sabtu,03 Februari 2018 - 23:29:04 WIB

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Muhammad Sawiruddin alias Udin seorang petani warga Sungai Sangar Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan diamankan polisi. Ia diduga melakukan pembakaran lahan untuk bertani c
  • Selasa,16 Januari 2018 - 16:08:15 WIB

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya menyatakan bahwa pihaknya rutin setiap malam melakuka patroli di Wilayah Hukum (Wilum) setempat. Patroli ini dilakukan untuk menciptakan keamanan lingku
  • Jumat,05 Januari 2018 - 17:35:39 WIB

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Nasib naas yang menimpa Jumiati 33 tahun, ia diterkam harimau sumatera hingga tewas. Jumiati adalah karyawan PT. THIP. Kejadiannya d areal Afdeling IV Eboni State Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pe
  • Senin,01 Januari 2018 - 22:43:41 WIB

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Meski angka penyalahgunaan Narkoba masih terbilang tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), namun Komitmen Ormas DPC Granat Inhil dalam upaya membangun masa depan
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker