PT. KKK Diduga Patok Kebun Kelapa Masyarakat Kecamatan Tanah Merah


Dibaca: 432 kali 
Kamis,07 September 2017 - 11:24:23 WIB
PT. KKK Diduga Patok Kebun Kelapa Masyarakat Kecamatan Tanah Merah
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil dibuat resah oleh ulah PT Krisna Kereta Kencana (PT. KKK) yang diduga melakukan pemasangan batas atau patok di areal kebun masyarakat yang masih produktif.
 
Pemasangan patok yang dilakukan oleh pihak PT. KKK tersebut berawal dari kemitraan yang dilakukan oleh masyarakat dengan pihak perusahaan dalam rangka mengaktifkan lahan yang tidak produktif, hanya saja masyarakat dibuat bingung karena lahan yang masih produktif juga diberi tanda patok oleh pihak perusahaan diduga tanpa pemberitahuan kepada Kepala Parit selaku perwakilan dari petani kelapa di lokasi tersebut.
 
Salah seorang warga Tanjung Baru, Azlin menuturkan bahwa beberapa kebun masyarakat yang terkena patok diantaranya berada di Sungai Pinang belakang Sambu, Desa Selat Nama Parit 9, Desa Sungai Nyiur Parit 6,7,8 dan 9 serta sebagian Desa Tanjung Baru di Sungai Kemang Kecil, Parit Sulong, Parit Jabat.
 
"Kemarin kami sudah ke DPRD Inhil untuk mengadukan hal ini, kami berharap masalah ini mendapat kejelasan dan jalan keluar karena kami cemas lahan kebun kelapa kami akan di caplok pihak perusahaan," sebut Azlin, Kamis (7/9/2017).
 
Ditambahkan Azlin lagi bahwa, dalam sepekan kedepan dirinya bersama masyarakat lainnya akan kembali mendatangi DPRD Inhil untuk melakukan sharing dan diskusi agar permasalahan tersebut segera selesai.
 
Sementara itu, Ismail Rasyid selaku Humas PT KKK saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mematok lahan masyarakat karena PT KKK sendiri tidak memiliki lahan di lokasi tersebut.
 
Dijelaskannya bahwa ketika lahan itu Hutan Produksi Konversi (HPK), mesti diurus dulu pelepasan kawasan menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), sehingga baru bisa dimitrakan plasmanya dengan perusahaan.
 
"Setelah itu kita mesti membuat tapal batas yang membatasi antara HPK dan APL. APK itu tidak boleh di sentuh, dianggap hutan oleh pusat, sementara daerah kita ini bukan hutan tetapi bekas kebun masyarakat yang tenggelam," akui Ismail.
 
Dirinya juga menegaskan bahwa pihak PT KKK siap jika dipanggil oleh DPRD Inhil untuk dilakukan diskusi dengan masyarakat dan menjelaskan akar permasalahannya dari awal.
 
"Saya orang Tanah Merah, Nawaitu saya perusahaan itu tidak mengambil sejengkal pun lahan masyarakat dan menghidupkan lahan yang selama ini tidur. Tetapi ada beberapa hal yang miskomunikasi mengenai tapal batas, karena pemahamannya ketika di patok itu dianggap menyerobot, bukan, mematok itu untuk membatasi antara hutan dan APL, aturan yang mengharuskan kita," jelas Ismail lagi.
 
Ismail mengakui jika mungkin selama ini pihaknya kurang komunikasi dengan sebaguan masyarakat karena hanya memberitahukan kepada Kepala Desa, Kadus dan Kepala Parit saja.
 
"Kalau masyarakat tidak setuju tanahnya dipatok, tidak apa-apa. Cuma miskomunikasi saja, kita tidak menyampaikan kepada keseluruhan.
Makanya hari sabtu kemarin saya mengundang masyarakat di Sungai Nyiur untuk memberitahukan maksud dan tujuan dari patok ini," lanjutnya.(**) 

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,23 Februari 2018 - 17:53:08 WIB

    Dikunjungi TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Bantuan dan Kerjasama Demi Kejayaan PKK di Inhil

    Dikunjungi TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Bantuan dan Kerjasama Demi Kejayaan PKK di Inhil GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Zuheni Dewi Sriyani di kediaman Dinas Bupati Inhil,
  • Jumat,23 Februari 2018 - 14:35:07 WIB

    Perdana, Pj Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran

    Perdana, Pj Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Untuk pertama kalinya pasca dikukuhkan, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiyanto memimpin rapat koordinasi bersama seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Jumat (23/2/2018)
  • Jumat,23 Februari 2018 - 14:28:45 WIB

    Mapolsek Keritang Gelar Latihan Penanggulangan Karlahut

    Mapolsek Keritang Gelar Latihan Penanggulangan Karlahut GAGASANRIAU.COM,TEMBILAHAN-Menghadapi kondisi cuaca yang mulai ekstrim, jajaran Kepolisian Resort Indragiri Hilir bersama instansi terkait mulai mempersiapkan diri untuk menanggulangi karhutla (kebakaran lahan dan hutan), yang menjadi penyeba
  • Kamis,22 Februari 2018 - 22:41:31 WIB

    Dua Tewas di TKP Akibat Lakalantas di Rumbai

    Dua Tewas di TKP Akibat Lakalantas  di Rumbai GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Jalan raya kembali memakan korban jiwa. Dua nyawa melayang di TKP (tempat kejadian perkara) menyusul tabrakan dua unit truk yakni Mitsubishi dump truk Fuso nopol BM 9851 VO dan truk tanki nopol BK 9421 BN, Kamis (22
  • Kamis,22 Februari 2018 - 22:29:26 WIB

    Terjadi Kebocoran Pipa Minyak di Desa Bumbung, Ini Penjelasan Pihak Chevron

    Terjadi Kebocoran Pipa Minyak di Desa Bumbung, Ini Penjelasan Pihak Chevron GAGASANRIAU.COM, DURI-Manager Communication PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Danya Dewanti, mengatakan Chevron berkomitmen untuk terus memelihara operasi yang selamat, efisien dan handal untuk memproduksi pasokan minyak bagi negara.
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker