Lagi, di Riau Travel Umroh Dilaporkan ke Polisi Sejak 2013, Hingga Kini Tak Jelas


Dibaca: 816 kali 
Kamis,07 September 2017 - 22:41:49 WIB
Lagi, di Riau Travel Umroh Dilaporkan ke Polisi Sejak 2013, Hingga Kini Tak Jelas Susiah 42 tahun korban travel Umroh SAI

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Mungkin kasus First Travel di Jakarta terhitung masih baru hebohnya. Namun kasus yang mirip ini juga terjadi di Pekanbaru Provinsi Riau. Kali korbannya sudah melaporkan kasus tersebut sejak tahun 2013. Namun kasus tersebut seperti tak bergeming. Tanpa ada kemajuan dari pihak kepolisian.

Adalah Travel Umroh SAI di Pekanbaru korban penipuan jasa pemberangkatan haji tersebut mempertanyakan perkembangan kasusnya kepada Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru Kamis (7/9/2017).

"Sampai sekarang belum apa-apa, tapi sudah gelar perkara dan polisi menyatakan pemilik umroh masih dalam Daftar Pencarian Orang," kata korban Susiah (42) kepada wartawan.

Dia menyatakan laporan itu belum dicabut dan dirinya juga akan membantu sekitar 30 korban lainnya untuk melaporkan hal serupa. Dirinya sendiri ditipu bersama dua anggota keluarganya lain yang telah menyetorkan uang umroh Rp23 juta untuk satu orang.

"Itu karena tetangga yang menawarkan, saya tidak suuzon, masuk saja. Saya tiga orang, uang muka Rp15 juta dan seminggu lagi dilunasi semua,"ujarnya.

Lalu ketika akan berangkat bahkan sudah sampai bandara dicek tidak ada keberangkatannya. Kemudian mendatangi kantor SAI di Jalan Kemiri ternyata juga sudah tutup dan tak bisa dihubungi.

Akhirnya Susiah berhasil ditemui pemiliknya dan mengaku dihipnotis di lokasi Wisata Alam Mayang sehingga uangnya hilang. Akan tetapi menurut korban alasan itu mengada-ada karena yang lain-lainnya tidak hilang seperti telepon seluler dan sepeda motor.

"Dua bulan setelah itu saya lapor, saya tidak malu ketipu supaya jemaah lainnya juga ikut melapor. Sekarang ada jemaah lain hubungi saya untuk bikin laporan, tadi ke polda disuruh ke polres agar satu saja laporannya biar lebih kuat," ujarnya.

Terkait hal ini, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menyampaikan laporan itu memang sudah lama. Pihaknya masih berusaha mencari pelaku penipuan umroh tersebut.

"Masalahnya sudah dibayar tapi tak berangkat. Kita sudah tetapkan DPO dan cari keberadaan tersangka selain korban sudah diperiksa," ujar Bimo.

Ditanyakan terkait akan adanya korban lain yang akan melapor juga, kasat mengatakan pihaknya tidak menutup diri.(ANTARA)

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,23 Februari 2018 - 09:42:49 WIB

    Lagi, BPBD Riau Raih Penghargaan dalam Penanggulangan Karhutla

    Lagi, BPBD Riau Raih Penghargaan dalam Penanggulangan Karhutla GAGASANRIAU.COM, BALI-Kesuksesan Provinsi Riau dalam penanganan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) kembali berbuah penghargaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, institusi yang bertanggung jawab langsung dalam penanganan karh
  • Kamis,22 Februari 2018 - 17:37:48 WIB

    Jumlah Hotspot Terpantau Terus Meningkat

    Jumlah Hotspot Terpantau Terus Meningkat GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Jumlah hotsport di Provinsi Riau menunjukkan gejala peningkatan. Kalau sebelumnya hotspot hanya terpantau di tiga daerah, belakangan makin meluas. Informasi terakhir, jumlah hotspot di daerah ini sudah tercatat seba
  • Kamis,22 Februari 2018 - 17:19:34 WIB
    Dinilai Bertentangan dengan Banyak UU

    Masyarakat Adat Bersama Walhi Ajukan Uji Materi Perda No. 10/2015 ke MA

    Masyarakat Adat Bersama Walhi Ajukan Uji Materi Perda No. 10/2015 ke MA GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Aditia Bagus Santoso yang merupakan kuasa hukum Himyul Wahyudi, Supriadi dan Darwin selaku masyarakat adat Kabupaten Kampar dan Kabupaten Indragiri Hulu bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengajukan p
  • Rabu,21 Februari 2018 - 14:47:25 WIB

    BRG Siapkan Tiga Langkah Utama Hadapi Karhutla di Riau

    BRG Siapkan Tiga Langkah Utama Hadapi Karhutla di Riau GAGASANRIAU.COM, JAKARTA-Menyusul datangnya musim kemarau, sejumlah titik apimulai bermunculan dan kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera. BRG (Badan Restorasi Gambut) merespon cepat kondisi itu.  
  • Rabu,21 Februari 2018 - 14:24:17 WIB

    KPK Puji Program Riau Berintegritas Andi Rachman

    KPK Puji Program Riau Berintegritas Andi Rachman GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memuji program Riau berintegritas yang dijalankan Pemerintah Provinsi Riau saat ini.    Calon gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Rabu, (21/2
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker