Anak-anak Muda Ini Sampaikan Hanya Sebagian Kecil Putra Daerah Bekerja di PT RAPP


Dibaca: 1142 kali 
Jumat,20 Oktober 2017 - 21:37:53 WIB
Anak-anak Muda Ini Sampaikan Hanya Sebagian Kecil Putra Daerah Bekerja di PT RAPP Aksi aktifis GAN di DPRD Riau

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - PT Riau Andalan Pulp And Paper (PT RAPP) dituding hanya sedikit mempekerjakan putra daerah Kabupaten Pelalawan di perusahaan bubur kertas tersebut.

"Hanya 0.3 persen kawan-kawan, anak negeri Pelalawan yang bekerja di perusahaan (RAPP)," kata pendemo yang menamakan Gerakan Anak Negeri (GAN), Jumat (20/10/2017).

Kebanyakan pekerja di perusahaan tersebut pekerja dari luar daerah.

Para anak muda ini bahkan mendukung dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menghentikan operasional perusahaan tersebut.

Kondisi lahan gambut di Pelalawan itu sangat kacau. Oleh karena itu, kami anak negeri Pelalawan sangat mendukung Permen Nomor 17 Tahun 2017 yang dikeluarkan oleh KLHK ini," kata perwakilan pendemo Ahmad Sukur dilansir bertuahpos.com.

Senada dengan Ahmad Sukur, warga Pulau Padang Isnadi menyatakan bahwa selama ini masyarakat tempatan jikapun dipekerjakan di perusahaan PT RAPP hanya kebagian sebagai buruh kasar.

“Sudah saatnya masyarakat Riau yang selama ini hanya menjadi buruh kasar di perusahaan seperti RAPP mendapatkan kembali martabatnya dengan diberikan hak atas tanah. Cukup sudah kita hanya dijadikan buruh diatas tanah kita sendiri. Hidup buruh, hidup masyarakat gambut,”tegas Isnadi.

Baca Juga Izin HTI Dicabut, Rakyat Riau Sejahtera

Begitu juga dikatakan oleh Wakil Ketua Bidang Advokasi Lingkungan dan HAM Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Riau Ricky Januari Nainggolan.

Ia menyatakan PT Riau Andalan Pulp And Paper (PT RAPP) "lebay" karena menggiring isu tak sehat dengan ancaman PHK.

Baca Juga Aktifis: PT RAPP Harus Tahu Diri, Belasan Tahun Masyarakat Riau Sengsara

"Nggak usah lebay lah, seolah-olah mau kiamat aja mengerahkan opini yang tidak sehat, ikuti saja aturan di republik ini, katanya taat hukum, tho sudah belasan tahun menikmati hasil hutan dan lahan di Bumi Lancang Kuning ini, namun bagi rakyat kecil hanya kebagian sengsara, hutan dan lahan rusak, kebakaran hutan dan lahan, masyarakat diracuni oleh kabut asap, itu harus disadari" kata Ricky Januari Nainggolan Jumat sore (20/10/2017).

Corporate Communication Manager PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) Jarot Handoko saat dihubungi melalui pesan singkat Whatapps Jumat malam (20/10/2017) terkait tudingan massa pendemo soal tenaga kerja tempatan membantah.

"Salah banget" tulisnya singkat. "Jumlah karyawan asing kami tidak sampai 2 persen dan semuanya sudah memenuhi ketentuan berlaku" tulis Djarot.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,02 April 2019 - 17:56:59 WIB

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun GAGASANRIAU,COM.SIAK - Aktivitas galian tanah timbun atau dikenal dengan istilah Galian C di Jalan Baru, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak kian marak. Mirisnya, kegiatan yang jika tak terkontrol menyebabkan kerusakan lingkungan
  • Jumat,29 Maret 2019 - 12:34:12 WIB

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono menyatakan bahwa kondisi Harimau Sumatera yang terjerat di Kabu
  • Senin,04 Maret 2019 - 13:12:39 WIB

    Ini Penyebab Harimau Sumatera Kerap Terkam Warga di Inhil

    Ini Penyebab Harimau Sumatera Kerap Terkam Warga di Inhil GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Organisasi lingkungan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menyatakan penyebab utama dari kejadian Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) memasuki perkampungan warga bahkan meluk
  • Selasa,22 Januari 2019 - 13:43:06 WIB

    Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dinilai Kangkangi Perintah Presiden Jokowi

    Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dinilai Kangkangi Perintah Presiden Jokowi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau dinilai telah mengangkangi perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal tuntutan masyarakat Desa Koto Aman terhadap
  • Selasa,25 Desember 2018 - 14:39:07 WIB

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN - Kejadian mengapungnya ribuan ikan di Sungai Kampar yang sedang ramai dibicarakan ini akhirnya ditanggapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan sebagai mana yang di muat di beberapa media online di
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker