Terkait Surat GRB & LMR, Kapolda Tegaskan Jangan Larang Hak Politik Warga Negara


Dibaca: 1511 kali 
Jumat,22 Desember 2017 - 16:58:57 WIB
Terkait Surat GRB & LMR, Kapolda Tegaskan Jangan Larang Hak Politik Warga Negara
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Beredarnya surat yang mengatasnamakan Gerakan Riau Bersatu dan Lembaga Melayu Riau di Media Sosial Facebook dan pesan berantai aplikasi pesan Whatapps soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 nanti. Kepolisian meminta untuk tidak menghalangi hak politik warga negara dan tidak menebar kebencian. 
 
Dimana didalam surat yang sempat diterima GAGASANRIAU.COM itu secara garis besarnya mengajak dan menyerukan masyarakat menolak pencalonan salah satu kontestan peserta pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2018 mendatang.
 
Kedua surat tersebut masing-masing Gerakan Riau Bersatu dibubuhi tanda tangan atas nama Ustad Darwis BY dan Lembaga Melayu Riau ditanda tangani H. Darmawai Zalik Aris.
 
"Setiap orang berhak untuk menjadi calon, sebaiknya berbuat baik sesama lebih baik dan tidak menebar kebencian, nggak bagus kita berada dalam masyarakat demokratis, menebar kebencian dilarang dalam ajaran Islam" kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang menanggapi beredarnya surat kedua ormas tersebut Senin malam (18/12/2017) kepada GAGASANRIAU.COM.  
 
Sementara itu Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Al Azhar saat dikonfirmasi terkait surat tersebut, membantah bahwa surat tersebut dikeluarkan organisasi adat yang dipimpinnya.
 
"Konfirmasi, tentu kepada yang bersangkutan" tulisnya singkat. Dan ia juga membantah bahwa surat tersebut ada kaitannya dengan LAM. "Surat LAM? Kop nya tertulis jelas, Lembaga Melayu Riau, kan? Alamatnya juga di Jakarta, kan?" tulis Al Azhar menegaskan terkait surat tersebut.
 
Jelang memasuki tahun politik di beberapa daerah di Indonesia yang akan menggelar pesta demokrasi, intrik politik sudah mulai memanas. Dengan muncul kedua surat tersebut yang bermuatan provokasi, masyarakat di Riau untuk lebih arif dan tidak mudah tersulut.
 
Di Provinsi Riau sendiri, pada Pemilukada 2018 mendatang akan menggelar hajatan memilih kepala daerah di dua wilayah yakni Provinsi Riau sendiri untuk Gubernur dan Wakil Gubernur. Setelah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati. Agenda tersebut akan dilaksanakan secara serentak.
 
Editor Arif Wahyudi  

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,24 April 2019 - 16:02:37 WIB

    4 PPS Kecamatan Payung Sekaki Tak Pajang Form C1

    4 PPS Kecamatan Payung Sekaki Tak Pajang Form C1 GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kendati sudah ada himbauan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Provinsi Riau terhadap Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) untuk memajangkan form C1 hasil penghitungan suara, namun ada juga
  • Selasa,23 April 2019 - 15:56:18 WIB
    Dugaan Politik Uang:

    Caleg Hanura Dilaporkan ke Bawaslu Pekanbaru

    Caleg Hanura Dilaporkan ke Bawaslu Pekanbaru GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - KH, salah seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Hanura  Dapil 2 (Rumbai, Rumbai Pesisir) dilaporkan ke Bawalsu Kota Pekanbaru, Selasa (23/4/2019).
  • Selasa,23 April 2019 - 15:36:00 WIB

    Bawaslu Riau Minta Masyarakat Bantu Berikan Foto C1

    Bawaslu Riau Minta Masyarakat Bantu Berikan Foto C1 GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Bawaslu Riau meminta masyarakat yang memiliki dokumentasi perhitungan suara di TPS, seperti  foto, atau rekaman video C-1, termasuk foto C1 Plano  sebagai data pembanding dalam memperjuang
  • Senin,22 April 2019 - 08:45:47 WIB

    Terkait Pemilu, MPC PP Pekanbaru Keluarkan Pernyataan Sikap, Ini Bunyinya;

    Terkait Pemilu, MPC PP Pekanbaru Keluarkan Pernyataan Sikap, Ini Bunyinya; GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Menyikapi perkembangan politik pasca Pemilu 2019 serentak 17 April lalu, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Pekanbaru mengeluarkan himbauan dan pernyataan sikap.
  • Minggu,21 April 2019 - 19:23:13 WIB

    Rusidi : Ubah Perolehan Suara Bisa Berujung Penjara

    Rusidi : Ubah Perolehan Suara Bisa Berujung Penjara GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Mengubah perolehan suara yang sudah dihitung di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing masing, bisa berakhir di penjara. Oleh karenanya, jajaran Pengawas dan Peserta Pemilu di Provins
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker