Gelapkan Uang Umat Islam Pemilik Travel Pentha  Dipanggil Polda Riau Besok


Dibaca: 738 kali 
Rabu,27 Desember 2017 - 22:01:04 WIB
Gelapkan Uang Umat Islam Pemilik Travel Pentha  Dipanggil Polda Riau Besok Ilustrasi

GAGASANRIAU.COM PEKANBARU - Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana milik jamaah kembali terjadi di Kota Pekanbaru, Riau. Ratusan calon jemaah umroh hanya diberi janji-janji manis yang dilakukan oleh pemilik Pentha Travel.

 

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Riau, Jumat (29/9/2017) lalu. Namun dikatakan Direktur Krimum Polda Riau AKBP Hadi Purwanto, kasus ini terkesan lambat dikarenakan proses penyelidikan mendapatkan kesulitan.

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau berjanji memanggil tersangka MYJ alias Johan dugaan kasus penipuan dan penggelapan dana calon jamaah umroh, minggu depan. 

 

"Secepatnya, minggu depan ini kita panggil tersangkanya," tegas Hadi, Rabu (27/12/2017)

 

Kasus ini terkesan jalan ditempat, pasalnya sudah memasuki dua bulan perjalanan penyidikan. Pasalnya tersangka MYJ alias Johan selaku pemilik Travel Pentha mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. 

 

"Pernah mangkir dalam proses pemeriksaan saat dilakukan pemanggilan beberapa waktu lalu," tambah Hadi. 

 

Kendati demikian, penyidik tidak diam begitu saja, hal yang sama juga pernah ditunjukkan penyidik memutuskan memanggil sejumlah saksi-saksi dari internal perusahaan itu dan para korbannya. 

 

Dari hasil penyidikan, pihaknya telah menemukan adanya dugaan kerugian para korbannya dalam kasus ini. Nilai yang ditafsirnya itu bahkan mencapai Rp 3 miliar, masih penghitungan estimasi kepolisian. 

 

Sebelumnya diberitakan, ratusan calon jemaah umroh yang menjadi korban dugaan penipuan dan hanya diberi janji-janji manis yang dilakukan oleh pemilik Pentha Travel, Johan, dan melaporkan ke Polda Riau, berharap dapat kejelasan hukumnya, Jumat (29/9/2017) lalu. 

 

Dalam penggelapan dan penipuan calon jemaah umroh ini tercatat yang gagal sebanyak 708 jemaah karena dililit masalah keungan mencapai lebih kurang jika dikonversi mencapai Rp12 miliar. 

 

Setelah ditetapkannya Johan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, beberapa hari lalu namun tidak ditahan dengan alasan kemanusian. Pasalnya tersangka mengalami sakit sehingga tidak ditahan.

 

Editor: Arif Wahyudi 


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur S
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker