Jufri Zubir Akan Laporkan Kapolda Riau ke Komisi III DPR RI Dan Kompolnas


Dibaca: 2458 kali 
Kamis,18 Januari 2018 - 16:49:03 WIB
Jufri Zubir Akan Laporkan Kapolda Riau ke Komisi III DPR RI Dan Kompolnas
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - H Jufri Zubir menyatakan akan menindaklanjuti adanya keinginan Irjen Pol Nandang Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dengan tersangka Tommy Karya.
 
Hal ini berdasarkan rilis pers yang diterima GAGASANRIAU.COM Rabu malam (17/1/2018) bahwa Kapolda Riau Irjen Pol Nandang menyatakan pihaknya berencana menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan perkara (SP3) atas kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dengan tersangka Tommy Karya. 
 
Terkait rencana Kapolda Riau ini, pelapor dalam perkara ini, H Jufri Zubir menyatakan ia melihat ada kejanggalan dalam penanganan perkara yang dilaporkanya sejak 2013 lalu dengan laporan polisi nomor LP/271/IX/2013/SPKT/Riau. 
 
"Pokok perkara yang kami laporkan adalah penipuan dan penggelapan. Sumber atau objek permasalahan yang kami laporkan adalah perjanjian kerjasama antara saya dengan H Onny. Sekarang dengan adanya rencana SP3 ini, kami justru bertanya, apakah penyidik sudah melakukan dan memeriksa sumber dana talangan dalam perjanjian ini? karena akibat perjanjian, saham beralih," ujar Jufri. 
 
Lebih lanjut, ujar Jufri, sumber dana talangan apakah dari H Onny atau dari PT MNG yang memperoleh dana dari PT Panghegar, juga belum diselidiki kepolisian. "Apakah sudah dilakukan penelusuran terhadap keuangan? sedangkan laporan  polisi tentang penipuan dan penggelapan. Kemudian, rujukan sumber untuk dapat mengetahui peristiwa pidana tersebut harusnya dari audit investigasi," ujar Jufri.
 
Jufri juga membeberkan, perkara utama tentang kerjasama ini kemudian dikerucutkan menjadi penggelapan saham oleh Tommy Karya, sehingga permasalahan utama menjadi tidak dilakukan penelusuran.
 
"Apakah hak saya atas saham menjadi dapat dipindahtangankan sedang baru diberikan tanda jadi (DP) dan nilai sisanya berdasarkan audit, sedangkan auditor menegaskan bahwa auditnya hanya pencatatan uang masuk dan uang keluar dan tidak bisa dijadikan landasan atau bukti hukum sehingga nilainya pun mengacu dari perjanjian, sedangkan perjanjian tidak didalami dalam proses penyidikan," ujar Jufri.
 
Menurut Jufri, jika perkara dihentikan (SP3), sedangkan Polda sudah menetapkan untuk dilakukan audit investigasi  melaui surat no . B/1405 / 1X/ 2017 / Reskrimum tgl 21 september 2017  dan surat tgl 19 oktober 2017 dengan no surat . B/1641 /1X / 2017 / Reskrimum, menjadi pertanyaan besar selanjutnya, bagaimana audit investigasi dilakukan kalau penyidik menghentikan perkara (SP3). 
 
"Ini kan juga menjadi aneh. Kemudian bagaimana dengan rekomendasi Mabes Polri untuk melakukan penyitaan dokumen demi kepentingan penyidikan, juga tidak dilaksanakan, jika tidak dilaksanakan bagaimana mengetahui mengetahui permasalahan secara utuh," ujar Jufri.
 
Laporan penipuan dan penggelapan dengan tersangka Tommy Karya ini, sudah berlangsung lama. Bahkan sebelumnya juga Polda Riau sudah pernah menerbitkan SP3. Pihak terlapor lantas menempuh upaya praperadilan. Majelis Hakim PN Pekanbaru lantas memerintahkan Polda Riau untuk melanjutkan pemeriksaan. 
 
Perjanjian kerjasama antara H Jufri Zubir dengan H Onny merupakan perjanjian bisnis pembangunan mal, apartemen, dan pusat perbelanjaan di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Belakangan, proyek kerjasama ini berujung dengan telah berdirinya dua tower apartemen Pekanbaru Park. Kedua tower apartemen ini berdiri di atas lahan milik H Jufri Zubir. 
 
Dalam perjanjian awal, H Jufri Zubir akan menerima keuntungan dari kerjasama bisnis itu. Namun, yang terjadi belakangan, ternyata H Jufri Zubir tidak memiliki apa-apa lagi dari perjanjian di atas lahan tersebut.
 
Terkait rencana SP3 itu, Jufri Zubir menyatakan dalam waktu dekat bakal membawa perkara ini ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas. "Sebab, Polda Riau menyatakan sejak awal sudah memutuskan untuk melakukan audit investigasi. Malah surat permintaan data untuk audit investigasi sudah dilayangkan ke pihak terkait, dan juga sudah menunjuk pelaksana audit. Namun, keputusan yang dibuat oleh Polda itu belum dilakukan, eh Polda Riau malah menyatakan akan menerbitkan SP3. Makanya ini tetap akan saya bawa ke Komisi III dan Komisi Kepolisian Nasional," ujar Jufri Zubir. (Rilis)
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,06 Maret 2019 - 00:25:51 WIB
    BEDAH BUKU SUKSES

    Demokrasi ''Bagus Santoso'' Wani Piro, Jembatan Politik Sang Politisi Merakyat Menuju Senayan

    Demokrasi ''Bagus Santoso'' Wani Piro, Jembatan Politik Sang Politisi Merakyat Menuju Senayan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Bedah buku Demokrasi Wani Piro karya besar Bagus Santoso berlangsung sukses dan menarik minat dari berbagai kalangan masyarakat. Membludaknya Peminat yang hadir melebihi kapasitas tempat d
  • Sabtu,02 Maret 2019 - 12:30:03 WIB

    Polisi Ini Bentak Warga Pekanbaru Hingga Menangis, Saat Hendak Melapor

    Polisi Ini Bentak Warga Pekanbaru Hingga Menangis, Saat Hendak Melapor GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Fitri Yanti, warga Kota Pekanbaru ini kecewa dengan perlakuan seorang polisi yang bertugas di Polsek Rumbai. Pasalnya saat dirinya hendak melapor soal kejadian yang ia alami, petugas piket Polsek
  • Selasa,22 Januari 2019 - 22:43:35 WIB

    Ujian Paket PKBM Digelar April Mendatang

    Ujian Paket PKBM Digelar April Mendatang GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Meski tanggal pasti belum ditentukan, namun ujian paket A, B, C Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pekanbaru akan digelar April mendatang di SMAN 1 Pekanbaru.  
  • Selasa,22 Januari 2019 - 22:39:35 WIB

    Kepsek SDN 149 Dukung Seleksi Calon Kepala Sekolah

    Kepsek SDN 149 Dukung Seleksi Calon Kepala Sekolah GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Seleksi calon kepala sekolah (Cakep) yang akan digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru pada 26 Januari 2019 mendatang, mendapat dukungan dari Kepala sekolah (Kepsek) SDN 149 Pekanbaru, Am
  • Jumat,11 Januari 2019 - 19:54:51 WIB

    Bahas Strategi 2019, MGMP Penjaskes Gelar Diskusi

    Bahas Strategi 2019, MGMP Penjaskes Gelar Diskusi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 60 guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) tingkat SMP se kota Pekanbaru, menggelar diskusi di SMPN 4 Pekanbaru. Kegiatan rutin yang digelar setiap hari Jumat ini bertujuan untu
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker