Karena Cemburu, Joni Siksa Dan Tembak Korban Pakai Senapan Angin


Dibaca: 1009 kali 
Sabtu,20 Januari 2018 - 12:17:04 WIB
Karena Cemburu, Joni Siksa Dan Tembak Korban Pakai Senapan Angin
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengungkapkan bahwa telah mengamnkan seorang warga bernama Jon 44 tahun, seorang karyawan swasta, warga Desa Pauh di Perumahan Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Joni diamankan karena diduga telah menganiaya korban akibat terbakar api cemburu.
 
"Pada hari Jumat tanggal 19 Januari 2018 sekira pukul 07.00 Wib, di Km 28 di perumahan kebun saudara Rusli Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Polsek Bonai Desa mengamankan seorang Laki-laki diduga Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan" ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM Jumat malam (19/1/2018).
 
Kejadiannya diterangkan Guntur Minggu tanggal 14 Januari 2018 sekira pukul 21.00 Wib. 
 
"Korbannya Muhammad Hidayat 41 tahun warga Jalan Cipta Karya Perumahan Citra Permata Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Pekanbaru. "ujar Guntur. "Motifnya diduga karena Cemburu" tukas Guntur. 
 
Polisi mengamankan Barang Bukti, proyektil peluru senapan angin yang tertinggal dibetis korban dan ditemukan saat dioperasi di RS Santa Maria Pekanbaru dan 1 pucuk senapan angin BJ Hunter warna Coklat.
 
Kronologis kejadian berdasarkan penuturan Kabid Humas Polda Riau berawal pada hari Minggu tanggal 14 Januari 2018 sekira pukul 20.30 Wib, korban berada di kamp barak F.
 
Kemudian korban mendapat telepon dari pelaku Joni dan menyuruhnya ke ke tempatnya. Dari kamp korban berangkat sendiri berjalan kaki, sesampainya di tempat pelaku, korban melihat pelaku sedang duduk di bangku depan rumahnya dengan senapan angin yang terletak di atas meja.
 
Lalu setelah korban berhadapan dengan pelaku selanjutnya Joni berdiri dari tempat duduknya tanpa mengutarakan apapun langsung mencekik leher korban menggunakan tangan kiri dan tangan kanannya meninju wajah korban berkali-kali.
 
Kemudian pelaku menarik korban untuk menggapai senapan angin yang terletak di atas meja. Setelah pelaku dapat menggapai senapan angin tersebut langsung mengarahkannya kepada korban dan manarik pelatuknya mengenai betis kaki kiri korban.
 
Dan korban sudah tidak berdaya lagi, waktu itu juga itu pelaku mengambil tali yang terbuat dari karet, mengikat kedua tangan korban pelaku memukuli dengan menggunakan popor senapan popor ke pundak, punggung dan kepala korban.
 
Selain itu juga pelaku menendang korban secara membabi buta hingga korban sampai terlungkup tidak berdaya.
 
Selanjutnya pelaku menarik baju korban sebelah belakang dan mendudukkan korban dan memberikan korban 1 gelas air putih serta 1 batang rokok yang di berikan pelaku.
 
Usai menyiksa korban, pelaku sempat memberikan air putih dan rokok kepada korban dalam kondisi tangan terikat.
 
Puas menghajar korban, pelaku menghubungi rekannya bernama Jaya dan membawa korban ke bidan untuk berobat.
 
Korban akhirnya dirujuk ke RS Santa Maria Pekanbaru atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan Polsek Bonai.
 
Jumat tanggal 18 Januari 2018 sekira pukul 07.00 wib, Kapolsek Bonai Ds Iptu Riza SH beserta anggota Reskrim mendapat informasi bahwa pelaku berada di Km 28 Desa Pauh.
 
Sekira pukul 10.00 Wib pelaku dan istrinya melintas menggunakan mobil Rocky Nopol BM 1569 RL dan langsung diamankan saat digeledah polisi menemukan 1 pucuk senapan angin merk BJ hunter warna coklat kayu yang diduga kuat digunakan pelaku melakukan penganiayaan dan penembakan.
 
Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Bonai Ds untuk diproses Penyidikan lebih lanjut.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur S
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker