Tanggapan BPJS Mengenai Istri Saripudin Ditolak Kartu BPJSnya


Dibaca: 1430 kali 
Rabu,24 Januari 2018 - 22:21:08 WIB
Tanggapan BPJS Mengenai Istri Saripudin Ditolak Kartu BPJSnya Saripudin (kiri), Agus (wartawan)
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Terkait pemberitaan, Saripudin (51) warga Tembilahan yang tidak bisa menggunakan Kartu BPJS Kesehatan untuk biaya operasi istrinya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tembilahan melakukan klarifikasi. 
 
Prayudi A Septian SH selaku Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik saat menjelaskan, Kamis lalu pasien bernama Yusniati dirujuk ke IGD RSUD Puri Husada dari Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Pukul 06.00 WIB setelah melakukan persalinan normal, dan atas indikasi Retain Plasenta. 
 
"Di rumah sakit pasien direncanakan untuk dilakukan tindakan operasi Hysterectomy (Pengangkatan Rahim) pada Pukul 13.00 WIB. Keluarga pasien telah disarankan oleh petugas RS untuk melakukan pengurusan Jampersal yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan," terangnya, Rabu (24/1/2018). 
 
Kemudian katanya, petugas RS juga menginformasikan perkiraan biaya jika sebagai pasien umum adalah sebesar sekitar Rp 5 juta. Pada hari Senin kemarin, lanjut Yudi sapaan akrabnya, Saprudin (suami Yusniati) mengurus surat rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten Inhil sebagai salah satu syarat pengajuan pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu. 
 
"Saat itu peserta belum bisa didaftarkan karena adanya syarat administrasi yang belum lengkap dan sebagai alternatif petugas BPJS Kesehatan memberikan informasi tetang program Jampersal. Petugas juga telah menginformasikan penjaminan pelayanan jika sudah lewat dari 3 x 24 jam tidak dapat di jamin lagi," sebutnya lagi. 
 
Namun, kata Yudi, Saprudin tidak mengurus Jampersal alias tidak menghiraukan solusi dari Petugas BPJS Kesehatan dan tetap ingin membuat kartu JKN-KIS dengan rekomendasi Dinas Sosial (Dinsos)Inhil. 
 
"Hari Selasa, (23/1/2018) Saprudin datang kembali bersama pegawai Dinas Sosial Inhil dengan membawa syarat lengkap dan surat rekomendasi untuk mengurus pendaftaran sebagai Peserta JKN-KIS, Saprudin beserta istri telah didaftarkan dan diterbitkan kartu JKN-KIS, " jelasnya. 
 
Ketika menunjukkan kartu JKN-KIS di RS, ternyata batas waktu penjaminan sudah melewati 3 x 24 jam, sehingga kartu JKN-KIS tidak dapat digunakan untuk penjaminan pelayanan tersebut.
 
"Ketentuan ini berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional,"tegasnya. 
 
Terakhir, Yudi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebagai peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan sebelum sakit. 
 
"Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan sebagai pelajaran bagi kita bersama, dimana banyak ditemukan kasus masyarakat baru mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebagai Peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan saat sudah dirawat di Rumah Sakit. 
 
Reporter: Daud M Nur

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,22 Februari 2018 - 22:41:31 WIB

    Dua Tewas di TKP Akibat Lakalantas di Rumbai

    Dua Tewas di TKP Akibat Lakalantas  di Rumbai GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Jalan raya kembali memakan korban jiwa. Dua nyawa melayang di TKP (tempat kejadian perkara) menyusul tabrakan dua unit truk yakni Mitsubishi dump truk Fuso nopol BM 9851 VO dan truk tanki nopol BK 9421 BN, Kamis (22
  • Kamis,22 Februari 2018 - 22:29:26 WIB

    Terjadi Kebocoran Pipa Minyak di Desa Bumbung, Ini Penjelasan Pihak Chevron

    Terjadi Kebocoran Pipa Minyak di Desa Bumbung, Ini Penjelasan Pihak Chevron GAGASANRIAU.COM, DURI-Manager Communication PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Danya Dewanti, mengatakan Chevron berkomitmen untuk terus memelihara operasi yang selamat, efisien dan handal untuk memproduksi pasokan minyak bagi negara.
  • Kamis,22 Februari 2018 - 21:30:53 WIB

    Siak Waspadai Ancaman Karhutla, Alfedri: Posko Kabupaten Harus Mulai Diaktifkan

    Siak Waspadai Ancaman Karhutla, Alfedri: Posko Kabupaten Harus Mulai Diaktifkan GAGASANRIAU.COM, SIAK SRI INDRAPURA-Persoalan kabut asap yang bersumber dari karhutla (kebakaran hutan dan lahan) mulai mencemaskan sejumlah kalangan di daerah ini. Tak terkecuali Plt Bupati Siak, Alfedri, sehingga ia memperingatkan jajaranny
  • Kamis,22 Februari 2018 - 17:40:27 WIB

    Inhil Kembali Dilanda Kebakaran, 5 Unit Rumah Ludes Jadi Abu

    Inhil Kembali Dilanda Kebakaran, 5 Unit Rumah Ludes Jadi Abu GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Kembali peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Inhil (Indragiri Hilir). Pada Rabu (2/2/2018) sekitar pukul 21.00 WIB, peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman.
  • Kamis,22 Februari 2018 - 17:16:35 WIB

    Sambangi Sungai Intan, Pj Bupati Inhil Serahkan e-KTP ke Warga

    Sambangi Sungai Intan, Pj Bupati Inhil Serahkan e-KTP ke Warga GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Ibarat sekali merengkuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui; itulah yang dilakukan Pj (Pejabat) Bupati Inhil (Indragiri Hilir) pada Kamis (22/2/2018) lalu. Selain beramah tamah dengan warga Desa Sungai Intan, Kecamat
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker