Jikalahari Desak KPK Usut Kebijakan Zulkifli Hasan Terbitkan SK 673 & 878


Dibaca: 421 kali 
Sabtu,27 Januari 2018 - 17:09:10 WIB
Jikalahari Desak KPK Usut Kebijakan Zulkifli Hasan Terbitkan SK 673 & 878
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Akibat kebijakan Zulkifli Hasan semasa menjabat Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebanyak 104 korporasi sawit yang selama ini ilegal, menjadi legal olehnya melalui SK 673 dan SK 878.
 
"Artinya, Zulkifli Hasan melegalkan kejahatan korporasi sawit yang selama ini illegal karena merusak hutan dengan cara merambah dan membakarnya," kata Woro Supartinah Koordinator Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau (Jikalahari) kepada GAGASANRIAU.COM Sabtu (27/1/2018).
 
Dan tambah Woro, Ombudsman RI pada 16 Februari 2016, menemukan Zulkifli Hasan melakukan mal administrasi atau pelanggaran produk hukum PP No 10 Tahun 2010 Jo PP 60 Tahun 2012 Tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan Dan Fungsi Kawasan Hutan, paska terbitnya SK 673 dan SK 878. Menurut Ombudsman, hasil Tim Terpadu (Timdu) untuk diintegrasi ke RTRW Riau seluas 2,7 juta ha, tidak sepenuhnya diakomodir oleh Zulkilfi Hasan dalam SK 673 dan SK 878.
 
Saat Timdu menyerahkan hasil rekomendasi kepada Zulkifli Hasan, tak pernah ada koreksi berupa menerima atau menolak dan dibiarkan tidak ada jawaban selama dua tahun. Tiba-tiba Zulkifli Hasan menerbitkan SK 673 dan SK 878. Ini pelanggaran atas PP 10 dan PP 60.
 
 
"Jikalahari merekomendasikan, KPK segera memeriksa Zulkifli Hasan sebelum dan sesudah menerbitkan SK 673 dan SK 878 karena telah melakukan perbuatan melawan hukum, menguntungkan 104 korporasi sawit yang selama ini illegal, dilegalkan oleh Zulkifli Hasan melalui SK 673 dan SK 878" tegas Woro.
 
Selain itu juga mereka meminta agar Pemprov Riau menyatakan menolak kehadiran Zulkifli Hasan di Riau karena temuan Ombudsman RI No 002/REK/0361.2015/PB-41/II/2016 tentang Permasalahan pelayanan publik di Riau Paska Terbitnya SK 673 dan SK 878 adalah Laporan Pemprov Riau melalui Bappeda Riau.
 
Selain itu juga meminta agar Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau juga harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memberikan prosesi adat kepada seseorang. Perlu dilihat rekam jejaknya terkait isu penyelamatan adat Melayu, Budaya dan Pelestarian Hutan tanah dan wilayah adat.
 
"LAM Riau segera membatalkan gelaran adat "Tepuk Tepung Tawar" kepada Zulkifli Hasan sebagai wujud LAM Riau berdiri bersama masyarakat adat bukan dengan elit yang terlibat merusak hutan tanah masyarakat adat" tukas Woro.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,23 Mei 2018 - 22:38:34 WIB

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Pasir Penyu mengamankan laki-laki berinisial  berusia 31 tahun pada Selasa 22 Mei 2018. AM warga Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provin
  • Senin,21 Mei 2018 - 18:18:24 WIB

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Kampar berhasil mengamankan 3 orang pemuda di Desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu Kabuapten Kampar. Ketiga pemuda tersebut ditangkap karena memiliki Narkoba jenis s
  • Sabtu,19 Mei 2018 - 19:20:57 WIB

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Agung warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau ditemukan sudah tidak bernyawa lagi terapung di Sungai Rokan Desa Ngaso. Agung adalah korban tenggelam pada saat pelaksanaan Mandi
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:36:34 WIB

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu(Rohul) memusnakan Narkoba jenis Sabu-sabu dan ganja kering. Narkoba tersebut bagian dari hasil tangkapan yang berhasil diamankan polisi.  
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:08:23 WIB

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - PD seorang laki-laki berusia 30 tahun, karyawan di PT RPM sub kontrak PT. SGP dari Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di Pohon Akasia.
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker