Pejabat Pemko Pekanbaru & 3 Anak Buahnya Divonis 12 Bulan Penjara


Dibaca: 379 kali 
Rabu,31 Januari 2018 - 14:21:25 WIB
Pejabat Pemko Pekanbaru & 3 Anak Buahnya Divonis 12 Bulan Penjara
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Majelis Halkim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru memvonis 12 bulan penjara kepada pejabat di Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Karena perbuatan melakukan Pungutan Liar (Pungli) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru.
 
Adalah Zulkifli Harun, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, serta tiga orang bawahannya yang merupakan tenaga honorer di Dinas PUPR, Dinyatakan hakim terbukti bersalah. Perbuatan mereka pun diganjar hakim dengan hukuman setahun penjara.
 
Menurut majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Toni Irfan pada sidang yang digelar Selasa, 30 Januari 2018 sore.
 
Zulkifli terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) pengurusan penerbitan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK).
 
"Menyatakan terdakwa Zulkifli Harun terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun, denda Rp50 juta atau subsider satu bulan penjara," ujar Toni Irfan dalam amar putusannya. 
 
Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman yang sama terhadap tiga tenaga honorer di Dinas PUPR. Mereka adalah yakni M Hairil, Martius dan Said Al Kudri.
 
Majelis hakim menyatakan Zulkifli dan tiga stafnya tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 11 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHPidana.
 
Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan kesempatan kepada Zulkifli dan tiga stafnya menyatakan pikir pikir.
 
Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Amin SH dan Amin dan Oka Regina. Sebelumnya, JPU menuntut Zulkifli dengan penjara 1 tahun 6 bulan, denda Rp250 juta atau subsider 6 bulan kurungan.
 
Sementara terdakwa M Hairil, Martius dan Said Al Kudri, juga dituntut hukuman masing-masing 1 tahun 6 bulan. Namun, denda mereka lebih ringan, yakni Rp100 juta atau subsider 3 bulan penjara.
 
Berdasarkan dakwaan, perbuatan Zulkifli berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungli Polda Riau terhadap Martius, M Hairil dan Said Al Jufri, 9 April 2017 lalu, sekitar pukul 14.30 WIB, di ruang pengurusan penerbitan IUJK di Dinas PUPR Pekanbaru.
 
Bersama tiga terdakwa diamankan uang Rp 10,4 juta. Selain itu, petugas juga menyita selain uang, antara lain satu unit PC komputer, dokumen IJUK dan satu rangkap buku IUJK.
 
Dalam kasus ini, tiga tenaga honorer itu punya tugas masing-masing. Said Al Kudiri sebagai pengumpul para pemohon akan mengurus izin usaha jasa konstruksi.
 
Kemudian M Hairil melengkapi berkas administrasi.Setelah berkas dan persyaratan lengkap, uang terkumpul diserahkan kepada Martius. Uang tersebut diduga kuat diteruskan kepada Kadis PUPR Pekanbaru, Zulkifli Harun.
 
Dari pengakuan ketiga tenaga honorer tersebut, uang Pungli itu diserahkan kepada atasannya.
 
Editor Arif Wahyudi
sumber riauterkini.com

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,23 Mei 2018 - 22:38:34 WIB

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Pasir Penyu mengamankan laki-laki berinisial  berusia 31 tahun pada Selasa 22 Mei 2018. AM warga Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provin
  • Senin,21 Mei 2018 - 18:18:24 WIB

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Kampar berhasil mengamankan 3 orang pemuda di Desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu Kabuapten Kampar. Ketiga pemuda tersebut ditangkap karena memiliki Narkoba jenis s
  • Sabtu,19 Mei 2018 - 19:20:57 WIB

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Agung warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau ditemukan sudah tidak bernyawa lagi terapung di Sungai Rokan Desa Ngaso. Agung adalah korban tenggelam pada saat pelaksanaan Mandi
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:36:34 WIB

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu(Rohul) memusnakan Narkoba jenis Sabu-sabu dan ganja kering. Narkoba tersebut bagian dari hasil tangkapan yang berhasil diamankan polisi.  
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:08:23 WIB

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - PD seorang laki-laki berusia 30 tahun, karyawan di PT RPM sub kontrak PT. SGP dari Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di Pohon Akasia.
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker