SF Haryanto Dan 2 Kadis Lainnya Bersaksi di PN Pekanbaru Kasus Korupsi Bapenda Riau


Dibaca: 500 kali 
Rabu,31 Januari 2018 - 14:28:57 WIB
SF Haryanto Dan 2 Kadis Lainnya Bersaksi di PN Pekanbaru Kasus Korupsi Bapenda Riau SF Haryanto
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU- SF Haryanto bersama 3 Kelapa Dinas yang pernah menjabat di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan berganti nama menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau dihadirkan di persidangan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi  (PN Tipikor) Pekanbaru.
 
Selain SF Hariyanto, dua Kadis tersebut masing-masing adalah Joni Irwan dan Masperi. Mereka dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Deliana yang terjerat perkara korusi SPPD fiktif di Dispenda Riau.
 
Selain mantan kadis itu, turut juga dihadirkan dua orang kepala bidang (kabid) di Dispenda tersebut yakni, M Saleh dan Efnida, Kabid Restribusi
 
Kehadiran kelima saksi tersebut dimintai keterangannya terkait adanya pemotongan 10 persen pada pencairan dana untuk perjalanan dinas. Namun kebijakan pemotongan perjalanan dinas 10 persen yang digunakan untuk kegiatan kantor dengan jumlah ratusan juta itu, tidak diketahui oleh mereka.
 
Jawaban para saksi itu terungkap saatJaksa Penuntut Umum (JPU) M Amin dan Nuraini SH menanyakan tentang adanya pemotongan tersebut.
 
" Saya tidak tau," kata saksi Joni.
 
Begitu juga disampaikan Masperi dan SF Hariyanto. Mereka juga menyebutkan, jika terdakwa selaku Sekretaris tidak pernah menyampaikan adanya pemotongan.
 
Kemudian majelis hakim yang dipimpin Sulhannudin SH, menanyakan kapan ketiganya mengetahui adanya pemotongan SPPD dan anggaran kegiatan.
 
" Saya tahunya setelah dipanggil jaksa saat pemeriksaan Pak hakim," kata mantan kadis ketika ditanyai hakim satu per satu.
 
Saat ditanya, adanya anggaran Family Gathering di Dispenda Riau yang menggunakan dana saving kas kantor, ketiganya tidak mengetahui dan tidak ada laporan dari Sekretaris. Bahkan SF Hariyanto mengaku, dana untuk gathering itu merupakan hasil sumbangan masing-masing kepala bidang (Kabid).
 
Sebagaimana diketahui, Deliana, Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau, bersama rekannya Deyu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pengeluaran Dispenda Riau. Diadili di pengadilan tipikor Pekanbaru.
 
Kedua pejabat di lingkungan Pemprov Riau tersebut diadili atas perkara tindak pidana korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang menjeratnya.
 
Perbuatan kedua terdakwa ini terjadi tahun 2015 lalu. Dimana berdasarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aprilliayana, SH dan Nuraini, SH. Kedua terdakwa didakwa telah membuat SPPD fiktif dan pemotongan anggaran perjalanan dinas.
 
Tahun 2015 kedua terdakwa melakukan pemotongan dana perjalanan dinas sebesar 5 persen, dan tahun 2016 sebesar 10 persen.
 
Modus penyelewengan atau penyimpangan dana perjalanan dinas tersebut. Kedua terdakwa membuat, mengeluarkan dan mencairkan dana perjalanan dinas keluar daerah. Namun, kegiatan perjalanan dinas tersebut tidak ada. Kemudian ada lagi modus terdakwa yaitu, kegiatan perjalanan dinas dua orang tapi SPPD lima dan ada juga uang dikeluarkan akhir tahun tapi tak digunakan.
 
Atas tindakan kedua terdakwa yang mengeluarkan SPPD fiktif tersebut. Negara dirugikan sebesar Rp1,3 miliar.
 
Perbuatan kedua terdakwa itupun dijerat Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 8 jo Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
Editor Arif Wahyudi
sumber riauterkini.com

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,23 Mei 2018 - 22:38:34 WIB

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Pasir Penyu mengamankan laki-laki berinisial  berusia 31 tahun pada Selasa 22 Mei 2018. AM warga Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provin
  • Senin,21 Mei 2018 - 18:18:24 WIB

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Kampar berhasil mengamankan 3 orang pemuda di Desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu Kabuapten Kampar. Ketiga pemuda tersebut ditangkap karena memiliki Narkoba jenis s
  • Sabtu,19 Mei 2018 - 19:20:57 WIB

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Agung warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau ditemukan sudah tidak bernyawa lagi terapung di Sungai Rokan Desa Ngaso. Agung adalah korban tenggelam pada saat pelaksanaan Mandi
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:36:34 WIB

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu(Rohul) memusnakan Narkoba jenis Sabu-sabu dan ganja kering. Narkoba tersebut bagian dari hasil tangkapan yang berhasil diamankan polisi.  
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:08:23 WIB

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - PD seorang laki-laki berusia 30 tahun, karyawan di PT RPM sub kontrak PT. SGP dari Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di Pohon Akasia.
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker