Kejari Pelalawan Mengaku Tak Ada Bukti Dugaan Korupsi Pengadaan Benih


Dibaca: 538 kali 
Kamis,08 Februari 2018 - 15:02:16 WIB
Kejari Pelalawan Mengaku Tak Ada Bukti Dugaan Korupsi Pengadaan Benih Ilustrasi
GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan mengaku bahwa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan benih di Kuala Kampar tahun 2017 atas laporan masyarakat tidak ada ditemukan bukti dan kesaksian yang menguatkan hingga kasus tersebut tidak dilanjutkan.
 
Hal ini diungkapkan Kejari Pelalawan Tetti Syam melalui kasi Intel Arri HD Wokas SH,MH kepada GAGASANRIAU.COM diruang kerja hari ini (08/02/2018) menanggapi adanya pemberitaan soal penghentian penyidikan soal kasus tersebut. 
 
"Perlu kami jelas terkait kasus ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang diajukan pelapor kepada kita dan saksi-saksi pihak lainnya termasuk dari pihak Dinas Pertanian Pelalawan serta dari pihak penyedia benih, namun dari hasil pemeriksaan, kita tidak menemukan adanya unsur pidana atau kerugian negara maupun perbuatan melawan hukum'' terang Arri.
 
Dengan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum, Arri menegaskan apa yang mau  tak ada tindaklanjuti untuk dilanjutkan pemeriksaannya. "Kita aparat hukum punya standar prosedur setiap laporan masyarakat semua kita tindaklanjuti, namun setiap laporan dugaan belum tentu benar. Perlu dipahami bersama kami bukan berdiri diatas kepentingan kelompok, atau kepentingan tertentu untuk mengakomodir kepentingan" ujarnya.
 
Dimana lanjut Arri, pada saat pihaknya melakukan full data full baket terhadap para saksi maupun warga didampingi utusan dari pihak pelapor, namun jelas Arri, keterangan yang mereka dapat tidak memenuhi unsur apa.
 
"Apa yang mau kita lakukan ya tentu kita lakukan pembersihan berkas" ujarnya Arri.
 
 
"saya hari ini sudah kirimkan surat kepada pelapor, bahwa laporan yang masuk ke kami terkait dugaan korupsi pengadaan benih tahun 2017 di Kuala Kampar tidak ditemukan perbuatan melawan  hukum," terangnya.
 
Dikatakan Arri lagi, bahwa terkait laporan tersebut, pihaknya turun ke Kuala Kampar. Dan pada saat itu menurut Arri pelapor menghadirkan 19 orang saksi. "Saksi kita periksa. Para saksi hanya mengaku hadir dan mengetahui ada pembagian benih, mereka tidak bisa membuktikan kehadiran mereka disitu apakah mereka anggota kelompok tani, saya minta buktinya mereka tidak ada. Apakah waktu saudara terima benih ada photonya, tidak ada" ungkapnya.
 
"serangkaian pemeriksaan sudah kita lakukan namun tidak temukan bukti yang kuat. Jadi kita ambil kesimpulan untuk kasus ini dihentikan, namun kalau masyarakat maupun rekan-rekan media ada bukti-bukti baru terkait kasus ini akan tetap kita proses," terang Kasi Intel Kejari Pelalawan, Arri HD Wokas, SH, MH.
 
Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi bibit benih di Dinas Pertanian (Distan) setempat. Karena alasan pihak Kejari hanya 6 orang yang bersedia bersaksi dari 16 orang yang akan dimintai kesaksiannya.
 
Selain itu 2 orang saksi menurut keterangan pihak Kejari meminta biaya untuk bersaksi dengan biaya yang tidak mungkin disanggupi oleh pihak penyidik.
 
Reporter Rommel Sirait
Editor Arif Wahyudi

 


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,23 Mei 2018 - 22:38:34 WIB

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul

    Polsek Pasir Penyu Amankan Laki-Laki Diduga Pelaku Cabul GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Pasir Penyu mengamankan laki-laki berinisial  berusia 31 tahun pada Selasa 22 Mei 2018. AM warga Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provin
  • Senin,21 Mei 2018 - 18:18:24 WIB

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi

    Tiga Pemuda Di Kampar Diciduk Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Kampar berhasil mengamankan 3 orang pemuda di Desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu Kabuapten Kampar. Ketiga pemuda tersebut ditangkap karena memiliki Narkoba jenis s
  • Sabtu,19 Mei 2018 - 19:20:57 WIB

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso

    Diduga Tenggelam Saat Mandi Balimau, Agung Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Rokan Desa Ngaso GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Agung warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau ditemukan sudah tidak bernyawa lagi terapung di Sungai Rokan Desa Ngaso. Agung adalah korban tenggelam pada saat pelaksanaan Mandi
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:36:34 WIB

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja

    Polres Rohul Musnahkan Narkoba Jenis Sabu Dan Ganja GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu(Rohul) memusnakan Narkoba jenis Sabu-sabu dan ganja kering. Narkoba tersebut bagian dari hasil tangkapan yang berhasil diamankan polisi.  
  • Jumat,18 Mei 2018 - 12:08:23 WIB

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP

    Karyawan PT RPM Tewas Gantung Diri di Areal Konsesi PT SGP GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - PD seorang laki-laki berusia 30 tahun, karyawan di PT RPM sub kontrak PT. SGP dari Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di Pohon Akasia.
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker