Eks Kadisdik Kampar Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Korupsi Meubeler


Dibaca: 764 kali 
Senin,05 Maret 2018 - 15:43:38 WIB
Eks Kadisdik Kampar Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Korupsi Meubeler Persidangan korupsi meubeler di Pekanbaru. (f: rtc)
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU-Mantan Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan) Kampar, Nasrul Zein, dan kontraktor pelaksana, Zulkarnain, dinyatakan majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan terjadinya kerugian negara pada kegiatan pengadaan peralatan (meubeler) untuk sekolah tingkat SD dan SMP se-Kampar.
 
Berdasarkan amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH, secara terpisah (split) pada sidang yang digelar Senin (5/3/18) siang. Nasrul Zain dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan ( 16 bulan) denda Rp 50 juta subsider 1 bulan. Sementara terdakwa Zulkarnaini dihukum 2 tahun 9 bulan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan.
 
''Pengganti kerugian negara dibebankan kepada terdakwa Zulkarnaini sebesar Rp 391 392 650 atau dapat diganti dengan hukuman kurungan penjara selama 1 tahun,'' ujar majelis hakim.
 
Perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Menuntut terdakwa Nasrul Zein, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, dengan hukuman pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 50 juta subsider 1 bulan Sedangkan Zulkarnaini, selaku kontraktor pelaksana dituntut hukuman 4 tahun penjara denda Rp 100 juta subsider 3 bulan. 
 
Sementara kerugian negara dibebankan kepada terdakwa Zulkarnain dengan membayar kerugian negara sebesar Rp 391 juta subsider 2 tahun.
 
Seperti diketahui, Nasrul Zein dan Zulkarnani dihadirkan kepersidangan atas dakwaan tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan peralatan (meubeler) untuk sekolah tingkat SD dan SMP se Kampar.
 
Berawal tahun 2015. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kampar, mendapat dana yang bersumber dari APBD Kampar sebesar Rp 3.335.632.000 untuk pengadaan meubeler sekolah SD dan SMP.
 
Proyek ini dimenangkan oleh PT. Widya Karya selaku pemegang kontrak. Namun kenyataannya, proyek ini dikerjakan oleh perusahaan lain.
 
Pada pengerjaannya, proyek pengadaan meubeler ini tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak. Akibatnya menimbulkan kerugian negara sebesar Rp393.886.650. 
 
Selain Nasrul dan Zulkarnaini. kasus ini juga menyeret Arif Kurniawan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen proyek ini. Arif sendiri telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tipikor Pekanbaru.***
 
Editor : Evi Endri
Sumber : riauterkini.com
 

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur S
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker