Parah, Remaja di Inhil Hamili Dua Gadis Sekaligus


Dibaca: 1524 kali 
Kamis,19 April 2018 - 17:37:43 WIB
Parah, Remaja di Inhil Hamili Dua Gadis Sekaligus
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang remaja pria umurnya masih 17 tahun, sungguh luar biasa. Dua orang gadis, berhasil digarapnya, hingga hamil. 
 
Namun karena hanya satu yang dinikahinya, keluarga gadis yang tersisihkan, melaporkan kelakuan Don Yuan, warga Jalan Prof. M. Yamin Tembilahan itu, ke Polisi. 
 
Tak menunggu lama, biarpun sempat sembunyi, Unit Opsnal Sat Reskrim mencokok Y alias A, di Jalan Pelajar Tembilahan, Kamis pagi, 19/4/2018.
 
"Pelaku dilaporkan oleh abang kandung korban yang berinisial RH", ungkap Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP M. Adhi Makayasa, membenarkan bahwa pihaknya telah menahan seorang remaja pria, yang diduga menjadi pelaku tindak pidana menyetubuhi anak dibawah umur itu.
 
Kejadian itu, awal mulanya diketahui setelah tersangka Y, mengaku sendiri kepada Abang Ipar korban yang berinisial MI, warga Tembilahan Hulu, bahwa dirinya telah menghamili pacarnya Bunga (14 tahun) warga Prof M. Yamin Tembilahan, dan sekarang sedang hamil 4 bulan. MI lalu memberi tahu abang korban RH, tentang kejadian tersebut.
 
Pihak keluarga korban mencoba menempuh jalan musyawarah dengan keluarga tersangka, namun upaya tersebut menemui jalan buntu, karena ternyata play boy itu, sudah memiliki istri. Keluarga korban kemudian memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.
 
Mendapat laporan dari pihak korban, Kasat Reskrim memerintahkan Unit Opsnalnya, untuk melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan tersangka, yang diketahui, sejak dilaporkan tidak pernah lagi pulang kerumahnya. 
 
Akhirnya, ABG yang lahir diujung tahun 2000 itu, terdeteksi berada di rumah saudaranya di Jalan Pelajar Tembilahan Hulu. Petugas berhasil menangkap Y, saat berada di rumah saudaranya tersebut.
 
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah menyetubuhi korban berulang kali, sejak November 2017 sampai dengan Desember 2017, sebagaimana yang juga diterangkan oleh korban. 
 
Setelah mengetahui dirinya hamil pada akhir bulan Desember 2017, Bunga memberi tahu tersangka. Untuk memastikan kehamilan tersebut, tersangka membeli test pack kehamilan dan hasilnya positif. 
 
Saat itu, tersangka berjanji akan menikahi korban, namun tidak pernah terealisir, bahkan tersangka menikahi perempuan lain, yang juga sudah hamil sebelumnya, secara siri, pada bulan Maret 2018.
 
Terhadap korban, telah di lakukan pemeriksaan medis, dan diketahui saat ini masa kehamilan korban sudah masuk 5,5 bulan. 
 
Terhadap tersangka akan dikenakan Pasal 81 UU no. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun. 
 
"Namun karena tersangka masih berumur 17 tahun, diberlakukan UU no. 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak", tutup Kasat Reskrim.
 
Reporter: Daud M Nur

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 20:01:24 WIB

    Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Inhil

    Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Inhil GAGASANRIAU.CON, TEMBILAHAN - Rapat persiapan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di ruang rapat Kantor Dinas Sosial , Selasa (23/10/2018) Siang. Ketua Hari Pahlawan 2018 Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0314/Inhi
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 17:46:09 WIB

    Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

    Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan memimpin Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Engku Kelana, Tembilahan,
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 17:21:44 WIB

    Wardan Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa SDN 007 dan 008 Tembilahan

    Wardan Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa SDN 007 dan 008 Tembilahan GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia Tahun 2018 bersama siswa/i SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan, Selasa (23/10/2018) pagi.
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:54:29 WIB

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN – Satu orang personil Polsek GAS di periksa terkait dugaan kekerasan terhadap korban Erizun (31), seorang warga Teluk Pinang yang ditemukan tergantung  di pohon kelapa.
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:35:59 WIB

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kamatian Erizun (31 tahun) warga Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas), Kabupaten Indragiri Hilir ditemukan tewas tergantung di pohon kelapa menuai
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker