Soal Temuan Uang Rp.1,9 M di Rumah Dinasnya, Amril Mukminin Ngaku Duit Tersebut Hasil Usahanya


Dibaca: 1010 kali 
Kamis,07 Juni 2018 - 21:16:25 WIB
Soal Temuan Uang Rp.1,9 M di Rumah Dinasnya, Amril Mukminin Ngaku Duit Tersebut Hasil Usahanya Amril Mukminin saat dicegat wartawan ketika memasuki Mako Brimobda Riau menjalani pemeriksaan penyidik KPK Kamis (7/6/2018)
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Amril Mukminin Bupati Bengkalis mengaku temuan uang sejumlah Rp.1,9 milyar di rumah dinasnya saat dilakukan penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Jumat (1/6/2018) lalu adalah hasil usahanya.
 
"Itu uang usaha saya, lebih aman ya saya simpan didalam Rumah Dinas dari pada rumah pribadi," kata Amril, kepada wartawan Kamis (7/6/2018) dimana saat itu waktu istirahat usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Mako Brimobda Riau di Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru.
 
"Ada beberapa pertanyaan lah tadi," tambahnya pendek saat ditanyakan soal pemeriksaan tersebut.
 
Informasi yang dihimpun dilapangan, Penyidik KPK melayangkan beberapa pertanyaan kepada Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat pemeriksaan di gedung Mako Brimobda Polda Riau, Jalan Ahmad Dahlan, Kamis (7/6/2018) siang. 
 
Dimana, pemeriksaan terhadap Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai lanjutan dugaan Tipikor proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau TA 2013-2015.
 
KPK sendiri dalam agenda pemeriksaan terhadap Bupati Bengkalis Amril Mukminin ini fokus pada temuan uang Rp1,9 miliar yang ditemukan dirumah dinas, Jumat (1/6/2018) lalu. 
 
"Terhadap saksi Bupati, kami konfirmasi terkait asal usul uang Rp1.9M yg ditemukan di rumah Bupati sebelumnya," sebut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (7/6/2018) siang
 
Dimana terang Febri, pemeriksaan ini sesuai dengan kebutuhan penyidikan. KPK akan mengagendakan pemeriksaan kepala daerah ataupun anggota DPRD Bengkalis untuk menggali proses pembahasan anggaran di DPRD. 
 
"Nanti panggilan akan disampaikan,  kami ingatkan agar para saksi yang dipanggil datang dan memenuhi kewajiban hukum tersebut," ujar Febri Diansyah.
 
Untuk diketahui, Proyek Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, ini merupakan proyek peningkatan jalan sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter. Dianggarkan dengan dana APBD 2013-2015 sebesar Rp494 miliar. Proyek ini ditaksir merugikan negara sekitar Rp80 miliar.
 
Sebelum pemeriksaan ini dilakukan, KPK telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Bengkalis pada Jumat (1/6/2018).
 
Dari penggeledahan di rumah dinas bupati, KPK menyita uang Rp1,9 miliar. KPK juga membawa beberapa koper yang diduga berisi dokumen terkait proyek Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.
 
Laporan Emi
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur S
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker