Hari Pertama Ngantor, Wardan Panggil Pengusaha Kelapa


Dibaca: 1660 kali 
Senin,25 Juni 2018 - 15:47:42 WIB
Hari Pertama Ngantor, Wardan Panggil Pengusaha Kelapa Hari pertama HM Wardan ngantor aktif sebagai Bupati Inhil, langsung menggelar Rapat Koordinasi dan memanggil pengusaha besar pembeli kelapa

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Hari pertama HM Wardan ngantor sebagi Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, langsung mengambil sikap untuk memanggil pengusaha-pengusaha besar pembeli kelapa yang ada di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.

 

Pemanggilan tersebut berkenaan anjloknya harga kelapa pasca ia cuti sebagai Bupati. Wardan mengaku sangat sedih melihat kondisi rendahnya harga jual kelapa saat ini berkisar Rp600 hingga Rp1.000 per kg tersebut memukul perekonomian petani.

 

"Kita memanggil pengusaha besar untuk berdiskusi dan membahas tentang isu yang sangat center mengenai anjlok dan turunnya harga kelapa. Saya memandang dan merasakan masalah ini merupakan masalah yang serius merupakan masalah hajatan masyarakat banyak," ungkap Wardan, Senin (25/6/2018)

 

Sejak Wardan menjabat sebagi Bupati dari tahun 2013, harga kelapa mulai membaik, mencapai Rp2.000 hingga mencapai Rp2.500. Sejak Bulan 12 Februari 2018 Wardan cuti untuk mengikuti perhelatan pemilihan kepala daerah, harga jual kembali dimonopoli perusahaan, harga kelapa turun drastis dari Rp600, Rp800.

 

"Tentu saja ini tidak bisa dibiarkan. Makanya kami memanggil perusahaan untuk mencarikan solusinya. Karena ini sangat penting, karena hampir 70 persen masyarakat tergantung dengan kelapa," tuturnya

 

Wardan mengatakan beberapa penyebab potensi turunnya harga kelapa, yang pertama melimpahnya kelapa di perusahaan, sehingga pembongkaran di kapal antrian panjang.

 

"Kebutuhan 2juta butir, sedangkan yang datang berpuluh-puluh kapal berisi 5juta kelapa bulat, tentu terjadi antrian berhari-hari dan terjadi pembusukan terhadap kelapa. Kualitas kelapa tentu saja berpengaruh terhadap Harga,"

 

Bukan hanya itu lanjut Wardan, mengenai kualitas kelapa. "Ketika harga mulai membaik, petani terburu-buru memanen kelapa, sehingga kualitas kelapa masih belum layak panen. Seharusnya panennya 3 bulan sekali, kebanyakan perdua bulan sekali, tentu saja belum 'belang babi' petani sudah memanen," cetusnya diiringi gelak tawa yang hadir pada Rakor tersebut.

 

Reporter: Daud M Nur


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,16 November 2018 - 18:13:43 WIB

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang remaja di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berinisial RL (26 Tahun) cabuli anak 15 tahun. Korban sebut saja Bunga (nama samaran), dipaksa buka baju dan disuruh memegang kemal
  • Kamis,15 November 2018 - 21:06:21 WIB

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pria bernama Iwan warga RT 006 RW 002 Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Inhil, bersimbah darah setelah ditebas MY (22) dengan sebilah parang.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:57:04 WIB

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018 GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri rapat koordinasi nasional Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018, Rabu (14/11/2018) pagi
  • Rabu,14 November 2018 - 21:52:44 WIB

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pemuda berinisial DS (30) warga Batang Tuaka Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil ditangkap aparat diduga maling di rumah kos-kosan.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:11:40 WIB

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kembali harimau sumatra meneror warga Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau. Kini hewan liar ini muncul di pumukiman bahkan berkeliran di belakang rumah warga.
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker