Pelaku Pembunuhan di Pekanbaru Ini Anggota Jaringan ISIS


Dibaca: 1454 kali 
Senin,02 Juli 2018 - 10:59:32 WIB
Pelaku Pembunuhan di Pekanbaru Ini Anggota Jaringan ISIS Pelaku RH alias AH saat diamankan polisi beserta Barang Bukti yang berhasil diamankan
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - RH, alias AH pemuda berusia 21 tahun berperawakan kurus dengan tampilan rambut gondrong diciduk polisi Minggu malam 1 Juli 2018 sekitar pukul 20.45. Ia ditangkap polisi diduga telah melakukan pembunuhan beberapa waktu lalu. Tidak hanya itu, RH ini mengaku anggota jaringan ISIS saat dilakukan Intrograsi pihak kepolisian.    
 
RH berdasarkan data yang diterima GAGASAN dari Polda Riau berprofesi sebagai tukang jahit. Ia warga Jalan Cipta Karya Gang Mesjid Nurul Ilahi Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Ia ditangkap oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru Minggu 1 Juli 2018 sekira pukul 20.45 Wib. 
 
"RH ini ditangkap dalam kasus tindak pidana dimana ia dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP, selain itu juga pelaku, terindikasi jaringan ISIS" ungkap Kabid Humas Polda Riau Sunarto yang baru saja naik pangkat menjadi Komisaris Besar (Kombes) hari ini Senin (2/7/2018).
 
RH ini diterangkan Sunarto, diduga telah melakukan pembunuhan terhadap Ahmad Syahwan warga Jalan  Cipta Karya Gang Sekato Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.
 
"Hasil Introgasi awal terhadap RH keterangan bahwa dirinya mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korbannya Ahmad Syhawan. RH melakukan pembunuhan karena diajak oleh rekannya YD alias AZ (Buron) karena rasa kecewa kepada korban" terang Sunarto.
 
Dan lanjut Sunarto, korban merupakan pimpinan dari tempat pelaku YD alias AZ bekerja.
 
Saat dilakukan penggeledahan rumah Tersangka ini, diuraikan Kombes Pol Sunarto, aparat menemukan barang-barang yang berkaitan dengan organisasi ISIS.
 
"Kemudian dilakukan interogasi ulang terhadap TSK dan ia mengakui bahwa dirinya ikut organisasi ISIS" ujar Sunarto. 
 
Hasil penggeledahan tersebut, polisi mengamankan Barang Bukti (BB). 4 lembar bendera ISIS, 2 bilah kampak, 1 bilah celurit, 3 keping CD, 1 kaleng cat pilot warna putih digunakan untuk membuat bendera ISIS.
 
"Saat ini TSK RH Alias AH di amankan oleh Sat Reskrim Polresta Pekanbaru untuk proses lebih lanjut" tutup Sunarto.
 
Polisi sampai sejauh ini masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan tersangka dengan organisasi ISIS.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,12 Juli 2019 - 15:21:01 WIB

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau mendukung penuh KPK untuk mengusut tuntas dalam kasus anggota DPR RI Bowo Sidik yang diduga melibatkan pejabat di Kabupaten Kepulauan Meran
  • Selasa,09 Juli 2019 - 20:29:52 WIB

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo didesak untuk bertindak tegas terhadap praktek perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) yang tumbuh subur di Kota Pekanbaru dan beberapa kota
  • Selasa,09 Juli 2019 - 17:08:10 WIB

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Gerakan Riau Bersih (GRB) melayangkan surat untuk mempertanyakan kepada KPK RI terkait belum ditahannya dua kepala daerah yang sudah ditetapkan Tersangka oleh lembaga kebal hukum tersebut.
  • Selasa,09 Juli 2019 - 15:42:47 WIB
    Demo di Kejati Riau;

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Gabungan masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Pengawasan Korupsi (''KPK'') mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap Walikota Dumai Zulkifli AS.
  • Jumat,05 Juli 2019 - 00:31:13 WIB

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut tuntas soal kasus gratifikasi anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso berasal dari pengurusan anggaran di dua daerah. Dan salah satunya adalah
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker