Punya Segudang Masalah, DPRD Riau Minta Kemen LHK dan Pemda Pelalawan Kaji Ulang Keberadaan PT LIH


Dibaca: 966 kali 
Senin,02 Juli 2018 - 19:29:36 WIB
Punya Segudang Masalah, DPRD Riau Minta Kemen LHK dan Pemda Pelalawan Kaji Ulang Keberadaan PT LIH Peta konsesi PT LIH
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Keberadaan PT Langgam Inti Hibrindo (PT LIH)  terus mendapat sorotan dari Sugianto SH anggota Komisi II DPRD Riau. Pasalnya perusahaan asal Malaysia ini memiliki segudang masalah mulai dari pengrusakan lingkungan dengan menutup aliran Sungai Bunyian serta menanami sawit di bibir sungai.
 
Diungkapkan Sugianto, kepada GAGASAN, selain terlibat dalam kasus kebakaran hutan, PT LIH juga diduga melalaikan kewajiban terhadap karyawannya.
 
"Dalam data yang kami dapatkan PT LIH juga menanam diluar pelepasan kawasan hutan seluas 2,255 Hektar,dengan koordinat 1) N = 0 derajat 14' 00", E = 101 derajat 54' 0" 2) N = 0 derajat 16' 00", E = 101 derajat 48' 0" menurut peta sudah ditanami.
 
"Perusahaan ini juga sering ganti pemilik, dan akhir-akhir ini kabarnya juga sudah dijual ke perusahaan lain lagi bukan providen Agro lagi. Dan itu pun bermasalah di pesangon karyawan," tukas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini Senin (2/7/2018).
 
Sugianto menegaskan dirinya selaku perwakilan masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Siak dan Pelalawan merasa perlu untuk menyikapi terhadap PT LIH ini.
 
"Harapan kami pemerintah Kabupaten dan pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merespon dan mengkaji ulang tentang perusahaan ini, yang lebih mendesak mohon kepada Dinas Perkebunan, Kehutanan, BPN, dan Komisi II membidangi  masalah ini supaya mengkaji kembali" harap Sugianto.
 
Dalam dokumen yang disampaikan Sugianto, PT LIH ini mendapatkan pelepasan kawasan dan Menteri Kehutanan seluas 15.036,96 hektar.
 
Hak Guna Usaha (HGU) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan 2 lokasi yaitu seluas 7.690,042 hektar dan 1.334,397 hektar. Total luas lahan sesuai HGU 9.024,439 hektar.
 
Dalam peta yang ada dalam dokumen, dijelaskan Sugianto terdapat lebih kurang 7 sungai dan anak sungai dalam areal HGU. Diantaranya Sungai Nilo, Mamahan, Terantang Pondok, Rosak, Paleh, Bunyian,, dan Rawang Keniang.
 
Dari 7 sungai dan anak sungai tersebut, hanya Sungai Nilo dan Mamahan yang tidak ditanami sawit di bibir sungainya.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,25 Desember 2018 - 14:39:07 WIB

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN - Kejadian mengapungnya ribuan ikan di Sungai Kampar yang sedang ramai dibicarakan ini akhirnya ditanggapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan sebagai mana yang di muat di beberapa media online di
  • Senin,24 Desember 2018 - 20:05:20 WIB

    Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan

    Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Fenomena banyaknya ikan timbul dalam keadaan mati di Sungai Kampar menghebohkan warga setempat. Peristiwa itu diketahui warga pada Hari Ahad pagi (23/12/2018) waktu setempat. 
  • Kamis,20 Desember 2018 - 22:42:27 WIB

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI GAGASANRIAU COM, PEKANBARU - Terjadi gesekan Fisik di lahan yang disengketakan oleh pihak perusahaan dan masyarakat. Memicu terjadinya bentrok antara security PT. BBSI dengan masyarakat Dusun IV Desa Tlg 7 Buah Ta
  • Selasa,11 Desember 2018 - 22:33:03 WIB

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap GAGASANRIAU.COM, KUANSING -Bencana banjir beberapa kali menimpa warga Kabupaten Kuansing menenggelamkan sejumlah fasilitas serta lahan persawahan warga.  
  • Senin,26 November 2018 - 22:36:23 WIB

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (Ikabi) Koordinaor Wilayah Riau melalui nomor surat 176/IKABI/KORWIL RIAU/XI/2018 yang berbunyi penundaan pelayanan, menyatakan mogok
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker