Jejak Harimau Teror Warga, BBKSDA Langsung Terjunkan Tim


Dibaca: 638 kali 
Selasa,10 Juli 2018 - 23:18:07 WIB
Jejak Harimau Teror Warga, BBKSDA Langsung Terjunkan Tim
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Jejak Harimau di perkebunan karet membuat masyarakat Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Provinsi Riau resah. Pasalnya harimau tersebut bebas berkeliaran di permukiman mengancam nyawa warga setempat. 
 
Jejak harimau ditemukan sejak Rabu, 4 Juli lalu masih terlihat jelas saat warga setempat pergi kekebun karet mereka yang berjarak 50 meter dari perumahan warga. Akibatnya banyak petani tidak berani ke kebun karet terlalu pagi.
 
Menindaklanjuti keresahan warga, Pemerintah setempat segera melakukan tindakan terhadap hewan buas itu sebelum ada petani atau warga yang menjadi korban. Pemerintah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk menurunkan timnya.
 
Sementara itu, mendapatkan informasi menghebohkan warga Desa Koto Tuo, Kabupaten Kampar, Tim Quick Response BBKSDA Riau langsung turun ke lokasi dimaksud, Selasa (10/7/2018).
 
Dari hasil pengecekan, tim kemudian menemukan jejak yang diduga jejak kaki harimau Sumatera. Diduga jejak tersebut sudah ada sejak beberapa hari lalu.
 
Tim juga menyempatkan diri mengecek ke lokasi lain, terutama ke lokasi yang disinyalir menjadi tempat perjumpaan seorang warga dengan harimau. Namun, tim BBKSDA Riau tidak menemukan adanya jejak atau tanda kemunculan harimau lainnya.
 
Tak hanya melakukan pengecekan, tim BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan memberi pengetahuan tata cara serta tindakan darurat apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat apabila berjumpa dengan harimau. 
 
"Tim juga bekerjasama dengan aparat desa untuk menenangkan dan meminimalisir keresahan di masyarakat," ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono.
 
Menurut Suharyono, tim saat ini masih melakukan pendalaman guna memastikan keberadaan harimau tersebut. "Tim menyarankan aparat desa untuk menyiapkan umpan di lokasi yang dijumpai harimau. Apabila umpan dimakan maka segera untuk menghubungi tim di lapangan," ucapnya.
 
"Hal ini dibutuhkan untuk pengambilan langkah-langkah penanganan lebih lanjut ke depan terhadap kemunculan harimau Sumatera tersebut," tukasnya
 
Editor: Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,13 November 2018 - 18:16:34 WIB
    Gerakan Sekolah Angkasa Cinta Lingkungan di Lanud Rsn

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka mendukung gerakan Sekolah Angkasa cinta lingkungan, Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Lanud Roesmin Nurjadin bersama seluruh siswa melaksanakan bersih-bersih di lingkungan
  • Kamis,08 November 2018 - 15:34:56 WIB

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 6 personil turun, dipimpin langsung oleh Kepala Resort Pekanbaru, Jaya Sitorus melakukan pemasangan plank peringatan Daerah Rawan Buaya.   D
  • Rabu,07 November 2018 - 16:11:57 WIB
    Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasiona

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - 5 Nobember 2018 bertepatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Balai Besar KSDA Riau gelar pelepasliaran satwa dilindungi di kawasan konservasi dalam pengelolaan Balai Besar KSDA Riau
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 17:36:15 WIB

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) sebut PT Asia Pacifik Rayon (APR) pabrik pengolahan Viscose Staple Fiber (VSF) memproduksi serat rayon di Kerinci Kabupaten Pelalawan
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 10:28:35 WIB

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Isnadi Esman menyatakan bahwa ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning akan semakin mengerikan dari sebelumnya
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker