Stop BABS, Ini yang Dilakukan Puskesmas Pengalihan Enok


Dibaca: 531 kali 
Sabtu,21 Juli 2018 - 22:46:26 WIB
Stop BABS, Ini yang Dilakukan Puskesmas Pengalihan Enok
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN -Puskesmas Pengalihan Enok melakukan pemicuan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) di setiap masing-masing dusun wilayah kerja Puskesmas Pengalihan Enok.
 
Stop BABS bertujuan agar masyarakat dapat lebih memahami dan peduli akan pentingnya hidup sehat, salah satunya dengan melakukan kegiatan pemicuan Stop BABS. (16/07/2018)
 
Pemicuan adalah metode untuk mendorong masyarakat agar terdorong melakukan perubahan perilaku. Metode ini umum diterapkan dalam Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Salah satunya pilar pertama yaitu Stop BABS .
 
“Pelaksanaan program sanitasi berbasis masyarakat ini tidak menjanjikan insentif modal dan tidak ada pola khusus yang diberikan”, ungkap Megawati, SKM selaku pemegang program kesling Puskesmas Pengalihan Enok, Sabtu (21/7/2018)
 
“Semuanya mengalir, alami, tidak ada paksaan, dan hebatnya hampir semua masyarakat ikut berpartisipasi”, tambahnya
 
Lebih lanjut Megawati mengungkapkan, masyarakat diminta untuk membuat peta wilayah tempat mereka tinggal. Peta tersebut dapat digambar di atas tanah atau serbuk gergaji atau bahan apapun yang tersedia. Mereka menentukan beberapa tempat yang biasa dipakai buang air besar. Bersama-sama masyarakat menentukan titik-titik tersebut. 
 
Berikutnya petugas memberi penjelasan berapa banyak volume tinja yang mereka buang. Juga bahaya bakteri ecoli yang ada dalam tinja bagi kesehatan manusia. “Sayangnya, tidak semua masyarakat tergerak hatinya untuk ikut program sanitasi ini”,tuturnya
 
Kegiatan pemicuan ini juga bergabung dengan lintas program promkes (promosi kesehatan) melakukan kegiatan CLTS/ cuci tangan pakai sabun dengan mempraktekkan kepada masyarakat agar tahu bagaimana proses kuman yang masuk kedalam tubuh.
 
“Dalam kegiatan pemicuan ini juga akan dibuat kontrak sosial kepada masyarakat, dimana masyarakat jika ingin merubah perilaku mereka akan membentuk arisan jamban dengan 100 ribu per orang dalam satu bulan sebanyak 10 orang”, ungkap Rahayu SKM selaku tenaga program promkes (promosi kesehatan) Puskesmas Pengalihan Enok
 
“Pembuatan jamban ini tidak perlu membutuhkan biaya besar cukup dengan hanya 1 juta saja, kenapa seperti itu? Karena dalam pembuatan jamban yang sangat di perhatikan itu adalah tempat pembuangannya harus ada meskipun dengan menggunakan drum bekas, dan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar di sungai ataupun dikebun”, tambahnya
 
Lebih lanjut Rahayu menjelaskan masyarakat diberi penguatan akan pentingnya kesehatan bagi diri, keluarga dan masyarakat. Setelah muncul kesadaran, maka harus tersedia sarana yang dibutuhkan untuk mencapai lingkungan yang sehat.
 
“Untuk kami tidak henti-hentinya memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaiaman merubah perilaku yang tidak sehat menjadi sehat”, ungkapnya
 
“Mari dukung bersama-sama dalam program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) khususnya dalam kegiatan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan)”, tutupnya
 
Reporter: Daud M Nur

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Minggu,26 Mei 2019 - 16:50:09 WIB

    Pisau Tertancap di Lengan Atek Ditikam OTK

    Pisau Tertancap di Lengan Atek Ditikam OTK GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Pria paruh baya di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Atek alias Bahar ditikam oleh orang tak dikenal (OTK).  
  • Sabtu,25 Mei 2019 - 15:25:45 WIB

    Bupati Wardan Harapkan Program Listrik Desa Digesa

    Bupati Wardan Harapkan Program Listrik Desa Digesa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan mengharapkan Program Listrik Desa dapat terus digesa, karena masih ada desa di Inhil yang belum teraliri listrik disebabkan sulitnya kondisi daerah. 
  • Sabtu,25 Mei 2019 - 15:00:45 WIB

    Harimau Terkam Amri Akibat Manusia Membongkar Hutan Inhil

    Harimau Terkam Amri Akibat Manusia Membongkar Hutan Inhil GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kawasan hutan di Kabupaten Indragiri Hilir sering kali muncul habitat harimau sumatera yang masih tersisa. Bahkan hewan ganas ini tidak segan masuk ke pemukiman warga.    D
  • Kamis,23 Mei 2019 - 16:04:04 WIB
    Hadiri Buka Bersama dengan Kejaksaan

    Wabup SU Harapkan Hubungan Baik Seluruh Forkopimda Tetap Terjalin

    Wabup SU Harapkan Hubungan Baik Seluruh Forkopimda Tetap Terjalin GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Syamsuddin Uti (SU) menghadiri kegiatan buka bersama yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Tembilahan, Rabu (22/5/2019).   Dalam ke
  • Rabu,22 Mei 2019 - 12:36:21 WIB

    SU: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

    SU: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Syamsuddin Uti menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an 1440 Hijriyah, Selasa (21/5/19) malam di Masjid Al Huda Tembilahan.   
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker