Siswa SMPN 4 Siak Hulu Kampar Tewas Tertimbun Pasir


Dibaca: 986 kali 
Selasa,31 Juli 2018 - 16:54:02 WIB
Siswa SMPN 4 Siak Hulu Kampar Tewas Tertimbun Pasir Petugas Kepolisian saat melakukan cek TKP
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Mehindrade Hasibuan 14 tahun tewas terimbun pasir dengan posisi duduk dan kepala tertunduk tertimbun pasir di pasiran belakang Perumahan Grinhil Desa Baru Kecamatan Siak Hulu. Mehindrade Hasibuan adalah siswa kelas 2 SMPN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar.
 
Korban ditemukan pada Minggu 29 Juli 2018 sekira pukul 16.00 Wib.
 
Data yang diterima GAGASAN, Selasa siang (31/7/2018) dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyebutkan sebelum kejadian korban pada pukul 11.00 Wib meninggalkan rumah.
 
"Berdasarkan keterangan 2 temannya, korban bermain mereka di pasiran belakang Perum Grinhil Jalan Sepakat 2 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu dimana korban menggali pasir dengan menggunakan pecahan plastik hingga membentuk lobang dan masuk kedalam lobang serta terus menggali dengan posisi jongkok" papar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto Selasa (31/7).
 
Kemudian lanjut Sunarto, ketika itu 2 teman korban pergi ke warung untuk belanja. Namun hampir satu jam kemudian, ketika 2 teman korban tersebut kembali, teman korban tersebut tidak melihat lagi korban.
 
Sehingga mereka berusaha mencari korban ditempat bermain menggali pasir.
 
"Dan mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi duduk dan kepala tertunduk tertimbun dinding pasir." ungkap Sunarto.
 
Atas peristiwa tersebut kedua teman korban memberitahukannya kepada Ketua RT yang saat itu berada tidak jauh dari perumahan tempat mereka bermain.
 
Sehingga Ketua RT tersebut langsung datang dan mengeluarkan korban dari timbunan pasir dan membawanya ke rumah orang tua korban.
 
"Sekira jam 19.40 Wib, tetangga dari orang tua korban menghubungi Ka SPK dan memberitahukan mengenai peristiwa tersebut sehingga SPK beserta Piket Reskrim datang ke rumah korban untuk melihat kondisi serta cek TKP" terang Sunarto.
 
Dan ketika Piket Reskrim memberitahukan kepada orang tua korban mengenai proses dan tindakan kepolisian terhadap korban atas terjadinya peristiwa tersebut.
 
Untuk dilakukan visum mayat dan Otopsi, kedua orang tua menolak anaknya untuk dibawa ke Rumah Sakit Polisi.
 
Dengan alasan ingin mempercepat proses pengurusan hingga pemakaman, sehingga tanpa paksaan ayah korban membuat pernyataan penolakan dilakukan Visum dan Otopsi terhadap korban disaksikan oleh Ketua RT dan tetangga setempat.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,02 Mei 2019 - 10:47:51 WIB

    Lions Club Lakukan Penghijauan di Perkantoran Walikota

    Lions Club Lakukan Penghijauan di Perkantoran Walikota GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Organsasi global yang hanya bergerak di bidang sosial, Perkumpulan Lions atau Lions Club melakukan gerakan penghijauan dengan menanam bibit pohon di komplek perkantoran baru Walikota Pekanbaru, Kami
  • Selasa,30 April 2019 - 18:00:05 WIB

    KPK Menetapkan Korporasi Perkebunan Sawit Sebagai Tersangka di Riau, Gakkum KLHK Kapan?

    KPK Menetapkan Korporasi Perkebunan Sawit  Sebagai Tersangka di Riau, Gakkum KLHK Kapan? GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layak diapresiasi atas keberaniannya melawan kejahatan korporasi. Keberanian ini juga wujud gerakan yang diinisiasi KPK bernama Gerakan Nasional Penye
  • Kamis,25 April 2019 - 19:56:46 WIB
    KPK Terkesan Pembiaran:

    Perda RTRWP Riau Bertentangan dengan GNPSDA

    Perda RTRWP Riau Bertentangan dengan GNPSDA GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Peraturan Daerah (Perda) Rancangan Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRW) Riau diduga bertentangan dengan Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GNPSDA).  
  • Selasa,02 April 2019 - 17:56:59 WIB

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun GAGASANRIAU,COM.SIAK - Aktivitas galian tanah timbun atau dikenal dengan istilah Galian C di Jalan Baru, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak kian marak. Mirisnya, kegiatan yang jika tak terkontrol menyebabkan kerusakan lingkungan
  • Jumat,29 Maret 2019 - 12:34:12 WIB

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono menyatakan bahwa kondisi Harimau Sumatera yang terjerat di Kabu
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker