9 Ton Barang Merah Ilegal dari Malaysia Disita Polda Riau


Dibaca: 469 kali 
Rabu,05 September 2018 - 21:19:40 WIB
9 Ton Barang Merah Ilegal dari Malaysia Disita Polda Riau Sembilan ton bawang merah ilegal asal Malaysia disita Polda Riau dari Kapal Motor (KM) di Perairan Kuala Sungai Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sembilan ton bawang merah ilegal asal Muara Pahat Malaysia disita Polda Riau dari Kapal Motor (KM) Muara Faisal di Perairan Kuala Sungai Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
 
Selain barang bukti yakni bawang ilegal dan Kapal Motor Muara Faisal yang diduga tidak dilengkapi dokumen lengkap melalui perairan Malaysia ke  Selat Malaka menuju perairan Bengkalis, pihaknya juga turut membekuk nahkoda kapal berinisial ZR. 
 
"Barang bukti yang diamankan sebanyak 1.000 karung bawang. Perkara ini berhasil kita gagalkan di wilayah perairan Kuala Sungai Kembung Kec. Bantan Kab. Bengkalis. Dimana kita di back up oleh tim Sie Lidik Subdit Gakkum," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto di Pekanbaru Rabu (5/9/2018).
 
Pengungkapan upaya penyeludupan bawang merah asal negeri jiran tersebut bermula saat petugas Polair Polda Riau melakukan patroli di Perairan Kuala Sungai Kembung. Pihaknya memang sering mendapatkan laporan tentang adanya tindak pidana penyelundupan bawang merah di lokasi tersebut. 
Sehingga pihaknya kembali meningkatkan penjagaan serta aktivitas patroli di wilayah tersebut.
 
"Saat penangkapan, dari pemeriksaan nahkoda kapal ZR, bawang merah ini berasal dari Malaysia. Dimana Ia sudah sekitar tiga kali bertugas membawa barang ilegal yang sama masuk ke wilayah Riau," terangnya. 
 
Saat ZR diamankan, tidak melakukan perlawanan. Sementara saat ini Subdit Gakkum di bawah komando AKBP Hicca Alexfonso Siregar masih terus mengembangkan guna mencari pemilik atau pemesan bawang ilegal tersebut. 
 
"Kita masih lakukan pemeriksaan kepada ZR. Sementara barang bukti yang kita amankan yakni 1 Unit KM. Faisal, 1 bundel Port Clearance dari jabatan kastam Diraja Malaysia, 1 Lembar PAS Kecil KM. Faisal, 1 Lembar Sertifikat Keselamatan KM. Faisal, 1000 karung bawang merah asal Malaysia, 25 kotak makanan campuran hasil olahan pertanian asal Malaysia serta 3 buah paspor," rincinya. 
 
ZR mengaku belum menerima upah. Dimana upah akan diberikan setelah bawang merah ilegal tersebut sampai ke tujuan yakni Bengkalis untuk di pasok di pasar-pasar yang ada di wilayah tersebut.
 
Akibat membawa barang ilegal tersebut, ZR dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan. ZR bisa terjerat hukuman hingga 3 tahun penjara dan denda maksimal Rp 150 juta
 
Editor: Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan

    Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur S
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker