Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan


Dibaca: 431 kali 
Senin,24 Desember 2018 - 20:05:20 WIB
Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan Warga berbondong-bondong memungut ikan dalam keadaan mati di sungai Kampar, diduga keracunan limbah atau reaksi kimia dari perusahaan setempat
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Fenomena banyaknya ikan timbul dalam keadaan mati di Sungai Kampar menghebohkan warga setempat. Peristiwa itu diketahui warga pada Hari Ahad pagi (23/12/2018) waktu setempat. 
 
Menurut kesaksian warga warna air saat ini sangat hitam tidak seperti biasanya, meskipun sebagian besar geografisnya merupakan gambut.
 
”Kami meminta Pemkab untuk segera tanggap atas kejadian ini. Terutama pihak-pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, dan DPRD Kab. Pelalawan untuk segera melakukan investigasi terhadap matinya ikan-ikan di Sungai Kampar ini. Harus di pastikan penyebab matinya ikan-ikan tersebut. Di khawatirkan penyebabnya adalah limbah atau reaksi kimia lainnya, apa lagi ikan-ikan tersebut dikonsumsi oleh warga takutnya ini membahayakan.” Tegas M. Jamal, Ketua Wilayah JMGR Pelalawan (23/12/2018)
 
Kejadian itu sangat meresahkan masyarakat Pelalawan, terutama yang desa-desa yang berbatasan langsung dengan sungai Kampar seperti Petodaan, Kuala Panduk, Pangkalan Terap, dan lainnya. 
 
Kesehariannya masyarakat di desa-desa tersebut memanfaatkan sungai sebagai sumber kehidupan seperti air untuk mandi dan cuci serta sumber mata pencaharian sebagian masyarakat Pelalawan yang bekerja sebagai nelayan.
 
“Dengan kejadian ini, masyarakat tak berani lagi menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci. Nelayan pun tak lagi menangkap ikan karena takut jika ikan-ikan mati tersebut disebabkan karena ada zat yang membahayakan” tutur Sudirman, Majelis Pusat Gambut Riau dari Pelalawan.
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Wilayah Pelalawan mendesak Pemerintah Kabupaten Pelalawan memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan tersebut. Agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat saat ini maupun untuk jangka waktu yang panjang. 
 
Aktivitas perusahaan yang beroperasi di sekitar desa juga dikhawatirkan memberikan andil atas kematian ikan-ikan tersebut melalui limbahnya. Karena sangat mungkin dalam kondisi banjir ini perusahaan membuang limbahnya ke sungai sehingga menyebabkan pencemaran air di Sungai Kampar.
 
Namun tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut dampak dari fenomena alam seperti banjir atau naiknya keasaman air sungai akibat luapan air gambut yang membuat ikan atau biota sungai lainnya mengalami kematian.
 
Semula ada masyarakat yang sangat antusias dengan banyaknya ikan-ikan timbul di sungai karena mereka bisa menangkapnya dengan mudah. Namun setelah menyadari bahwa itu adalah kejadian yang aneh kini masyarakat tak lagi memungutnya karena takut keracunan.
 
“Masyarakat memang gembira melihat ikan-ikan timbul itu, tapi kan dampaknya ini nanti kedepannya kita belum tahu.” Tutup M. Jamal.
 
Kini masyarakat sangat menunggu investigasi dari dinas terkait untuk memastikan apa penyebab matinya ikan-ikan di sungai Kampar tersebut.
 
Editor: Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,25 Desember 2018 - 14:39:07 WIB

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN - Kejadian mengapungnya ribuan ikan di Sungai Kampar yang sedang ramai dibicarakan ini akhirnya ditanggapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan sebagai mana yang di muat di beberapa media online di
  • Kamis,20 Desember 2018 - 22:42:27 WIB

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI GAGASANRIAU COM, PEKANBARU - Terjadi gesekan Fisik di lahan yang disengketakan oleh pihak perusahaan dan masyarakat. Memicu terjadinya bentrok antara security PT. BBSI dengan masyarakat Dusun IV Desa Tlg 7 Buah Ta
  • Selasa,11 Desember 2018 - 22:33:03 WIB

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap GAGASANRIAU.COM, KUANSING -Bencana banjir beberapa kali menimpa warga Kabupaten Kuansing menenggelamkan sejumlah fasilitas serta lahan persawahan warga.  
  • Senin,26 November 2018 - 22:36:23 WIB

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (Ikabi) Koordinaor Wilayah Riau melalui nomor surat 176/IKABI/KORWIL RIAU/XI/2018 yang berbunyi penundaan pelayanan, menyatakan mogok
  • Selasa,13 November 2018 - 18:16:34 WIB
    Gerakan Sekolah Angkasa Cinta Lingkungan di Lanud Rsn

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka mendukung gerakan Sekolah Angkasa cinta lingkungan, Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Lanud Roesmin Nurjadin bersama seluruh siswa melaksanakan bersih-bersih di lingkungan
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker