Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan


Dibaca: 1655 kali 
Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB
Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan Akun-akun yang dilaporkan ke Polres Kampar
GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
 
Adalah Azwar Anas pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten yang melaporkan pemilik akun-akun Facebook tersebut.
 
"Benar kami melaporkan beberapa akun Facebook ke Polres Kampar pada Jumat sore (25/1/018), karena mereka menyebarkan berbagai foto maupun video dan diunggah ke media sosial," ungkap Anas sapaan akrabnya kepada Gagasan Sabtu pagi (26/1/2019).
 
Dipaparkan Anas, akun-akun Facebook yang dilaporkan tersebut diantaranya ada nama Erwanyatim (PNS Dinas PU Kabupaten Kampar), Muhammad Nasir, Irman Rina, Firdaus Way, dan Ocu Mukhlis yang berprofesi guru.
 
Akun-akun tersebut dikatakan Anas, kerap menyebarkan foto-foto konten-konten hoaks atau bohong disertai dengan tulisan yang bernada ujaran kebencian dalam bentuk cacian serta ajakan untuk memusuhi kelompok lain.
 
Meskipun sudah dilakukan klarifikasi terkait konten yang disebarkan, namun mereka kata Anas terus membuat unggahan yang berisi hoaks dan provokatif.
 
Saat melaporkan akun-akun facebook tersebut, Anas juga melampirkan beberapa bukti-bukti unggahan dilampirkan sebagai laporan polisi.
 
Tidak hanya itu, Anas juga melaporkan hal tersebut ke Panwaslu Kabupaten Kampar. "Laporan tersebut diterima oleh Martunus surat Tanda Bukti Penerimaan Laporan No. 001/LP/BWSL/Kab.Kampar/01/2019 atas tentang berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech)" papar Anas.
 
PDI Perjuangan Kabupaten Kampar tegas Anas menunggu proses hukum dan berharap agar para penegak hukum segera memproses bahkan melakukan pemanggilan terhadap para pelaku penyebar hoaks tersebut.
 
"Kami sudah siapkan laporan juga ke DPD dan DPP Perjuangan juga kami akan melaporkan ke Komite ASN soal penyebar hoaks yang berprofesi aparatur negara" tegas Anas.
 
"Mereka sudah jelas-jelas melanggar perundangan-undangan yang berlaku, seperti UU ITE  Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarka informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)’ sanksi hukuman (Pidana Penjara) selama enam tahun dan/atau denda Rp 1 Milyar“ terang Anas.
 
Untuk itu, Anas berharap agar semua pihak untuk lebih cerdas dan tidak mudah terhasut dengan penyebaran hoaks alias berita bohong ini.
 
Karena menurutnya akan menjadi persoalan hukum jika tidak disaring bahkan dicerna secara cerdas.
 
"Ancaman paling bahaya terhadap bangsa ini adalah hoaks, berita bohong dan ujaran kebencian, sama sadisnya dengan bahaya laten lainnya" tutup Anas.
 
Reporter Nurul Hadi
Editor Arif Wahyudi  

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,19 Februari 2019 - 21:28:57 WIB

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik

    Pasca di PHK, 11 Mantan Karyawan Gugat RTv 1,1 Miliar Digugat Balik GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sudahlah di PHK tanpa pesangon, 11 orang mantan karyawan PT Riau Media Televisi (RTv) saat ini harus menghadapi gugatan balik dari tergugat sebesar  hampir Dua Miliar, dalam perkara Perselisihan Hubungan Indu
  • Minggu,10 Februari 2019 - 12:38:29 WIB

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin

    Curi ECU Mobil, Deni Palembang Digelendang ke Kandang Situmbin GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tidak lama menikmati hasil curiannya pada sebuah halaman rumah orang berupa sebuah komputer mobil atau ECU, Deni Palembang harus merasakan dinginnya kandang situmbin di Polsek Lima Puluh, Pekanbar
  • Kamis,31 Januari 2019 - 18:50:10 WIB

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar

    Alamak, Tersangka Curanmor Masih Berstatus Pelajar GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kapolsek Kempas, Inhil, dan jajarannya berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan langsung menggiring mereka ke balik jeruji Mapolsek, Ironisnya, salah seorang pelaku masih berst
  • Jumat,25 Januari 2019 - 16:19:55 WIB

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    Penyebar Hoaks Puan Maharani Resmi Dilaporkan ke Polda Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Pengguna medsos Whatsapp bernama Nurzen dilaporkan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polda Riau. Pasalnya Nurzen penyebarkan gambar/foto hoaks Puan Maharani.
  • Kamis,24 Januari 2019 - 17:14:39 WIB

    Besok, DPD Repdem Riau Laporkan Pelaku Diduga Sebarkan Hoaks dan Ujaran Kebencian

    Besok, DPD Repdem Riau Laporkan Pelaku Diduga Sebarkan Hoaks dan Ujaran Kebencian GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - NZ pemilik nomor telepon 08535586xxxx warga Kota Pekanbaru Provinsi Riau dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus(Ditreskrimsus) Polda Riau Jumat (25/1/2018).  
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker