Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan


Dibaca: 1833 kali 
Sabtu,26 Januari 2019 - 11:55:30 WIB
Sebarkan Hoaks Soal PDI Perjuangan, PNS di Kampar Dipolisikan Akun-akun yang dilaporkan ke Polres Kampar
GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Beberapa akun Media Sosial (Medsos) Facebook dilaporkan ke polisi karena menyebarkan foto dan video hoaks alias bohong tentang PDI Perjuangan. Salah satu yang dilaporkan berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
 
Adalah Azwar Anas pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten yang melaporkan pemilik akun-akun Facebook tersebut.
 
"Benar kami melaporkan beberapa akun Facebook ke Polres Kampar pada Jumat sore (25/1/018), karena mereka menyebarkan berbagai foto maupun video dan diunggah ke media sosial," ungkap Anas sapaan akrabnya kepada Gagasan Sabtu pagi (26/1/2019).
 
Dipaparkan Anas, akun-akun Facebook yang dilaporkan tersebut diantaranya ada nama Erwanyatim (PNS Dinas PU Kabupaten Kampar), Muhammad Nasir, Irman Rina, Firdaus Way, dan Ocu Mukhlis yang berprofesi guru.
 
Akun-akun tersebut dikatakan Anas, kerap menyebarkan foto-foto konten-konten hoaks atau bohong disertai dengan tulisan yang bernada ujaran kebencian dalam bentuk cacian serta ajakan untuk memusuhi kelompok lain.
 
Meskipun sudah dilakukan klarifikasi terkait konten yang disebarkan, namun mereka kata Anas terus membuat unggahan yang berisi hoaks dan provokatif.
 
Saat melaporkan akun-akun facebook tersebut, Anas juga melampirkan beberapa bukti-bukti unggahan dilampirkan sebagai laporan polisi.
 
Tidak hanya itu, Anas juga melaporkan hal tersebut ke Panwaslu Kabupaten Kampar. "Laporan tersebut diterima oleh Martunus surat Tanda Bukti Penerimaan Laporan No. 001/LP/BWSL/Kab.Kampar/01/2019 atas tentang berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech)" papar Anas.
 
PDI Perjuangan Kabupaten Kampar tegas Anas menunggu proses hukum dan berharap agar para penegak hukum segera memproses bahkan melakukan pemanggilan terhadap para pelaku penyebar hoaks tersebut.
 
"Kami sudah siapkan laporan juga ke DPD dan DPP Perjuangan juga kami akan melaporkan ke Komite ASN soal penyebar hoaks yang berprofesi aparatur negara" tegas Anas.
 
"Mereka sudah jelas-jelas melanggar perundangan-undangan yang berlaku, seperti UU ITE  Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarka informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)’ sanksi hukuman (Pidana Penjara) selama enam tahun dan/atau denda Rp 1 Milyar“ terang Anas.
 
Untuk itu, Anas berharap agar semua pihak untuk lebih cerdas dan tidak mudah terhasut dengan penyebaran hoaks alias berita bohong ini.
 
Karena menurutnya akan menjadi persoalan hukum jika tidak disaring bahkan dicerna secara cerdas.
 
"Ancaman paling bahaya terhadap bangsa ini adalah hoaks, berita bohong dan ujaran kebencian, sama sadisnya dengan bahaya laten lainnya" tutup Anas.
 
Reporter Nurul Hadi
Editor Arif Wahyudi  

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,09 April 2019 - 09:33:56 WIB

    Perampok Bersenpi Gasak Rp200 Juta dari Anak Toke Sawit

    Perampok Bersenpi Gasak Rp200 Juta dari Anak Toke Sawit GAGASANRIAU.COM, TAPUNG HULU  - Perampok bersenjata api (senpi) berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp200 juta dari anak toke sawit, Kristian Siilaban (26 tahun).   Meski korban luput
  • Senin,08 April 2019 - 08:24:28 WIB

    Bocah Lima Tahun Diduga Dicabuli Kuli Bangunan di Tambang

    Bocah Lima Tahun Diduga Dicabuli Kuli Bangunan di Tambang GAGASANRIAU.COM, TAMBANG - Bocah perempuan yang masih berusia 5 (lima) tahun sebut saja nama Melati diduga telah menjadi korban pencabulan RD (19 tahun) yang sehari hari bekerja sebagai kuli bangunan di sebuah perumahan di Ke
  • Jumat,05 April 2019 - 17:53:31 WIB

    Polisi Ringkus 2 Maling di 12 TKP

    Polisi Ringkus 2 Maling di 12 TKP GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Tim Opsnal Polsek Limapuluh berhasil meringkus 2 (dua) tersangka pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Kedua maling ini, masing masing  BS alias Beben (38 tahun) dan
  • Jumat,05 April 2019 - 17:40:29 WIB

    LSM Gerhana Minta KPK Usut Oknum Satker PSPLP Riau Soal Uang Muka Proyek TPA di Kabupaten Kuansing

    LSM Gerhana Minta KPK Usut Oknum Satker PSPLP Riau Soal Uang Muka Proyek TPA di Kabupaten Kuansing GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Riko Rivano SH, Ketua Umum LSM Gerakan Himpunan Anak Nusantara Tunas Bangsa (Gerhana) menaruh kecurigaan terhadap Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Provins
  • Kamis,04 April 2019 - 15:33:29 WIB

    Polres Inhil Ringkus Pelaku Curanmor

    Polres Inhil Ringkus Pelaku Curanmor GAGASANRIAU.COM | PEKANBARU - Tim Opsnal Polres Inhil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HD (15 tahun), warga Jalan H. Abdul Gani Tembilahan.   Kepala Po
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker