Ini Pengakuan Pihak Polda Riau Soal Oknum Polsek Rumbai Bentak Warga Hendak Melapor


Dibaca: 500 kali 
Minggu,03 Maret 2019 - 17:05:10 WIB
Ini Pengakuan Pihak Polda Riau Soal Oknum Polsek Rumbai Bentak Warga Hendak Melapor Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan bahwa soal adanya warga Kota Pekanbaru atas nama Fitri Yanti yang diperlakukan tidak menyenangkan oleh oknum polisi Polsek Rumbai yang bernama Gultom pada Sabtu (2/3/2019) adalah miskomunikasi saja.
 
"Info dari Resta (Kepolisian Resor Kota. Red), yang terjadi miskomunikasi. Pelapor mendesak petugas untuk segera tangkap pelaku, dan petugas memberikan penjelasan kepada pelapor bahwa petugas juga terus berupaya menemukan pelakunya" kata Sunarto kepada Gagasan Minggu siang (3/3/2019).
 
 
Dan kata Sunarto lagi, adanya pernyataan dari Fitri Yanti soal adanya suara tinggi yang disampaikan oknum polisi bernama Gultom itu bukam membentak tapi petugas piket cuma memberikan pengertian. "Bukan bentak-bentak. (Petugas) Berupaya menjelaskan saja kepada ibu itu" terang Sunarto.
 
Diberitakan sebelumnya Fitri Yanti, warga Kota Pekanbaru ini kecewa dengan perlakuan seorang polisi yang bertugas di Polsek Rumbai. Pasalnya saat dirinya hendak melapor soal kejadian yang ia alami, petugas piket Polsek Rumbai yang bernama Gultom itu membentak hingga membuatnya takut dan menangis.
 
dia hendak melaporkan sebuah kasus penipuan yang ia alami. Sebelumnya, sekitar sebulan lalu ia juga sudah pernah melapor. Namun saat itu polisi menilai bahwa laporan Fitri baru berupa aduan masyarakat. Atas dasar itu dirinya kembali datang dan membuat laporan resmi.
 
"Tapi saya malah dibentak, dimarahi," ucap Fitri sambil terisak, Sabtu (2/3). 
 
Fitri Yanti membuat aduan soal dugaan penipuan seorang mandor PT Torus Jaya atas nama Sukamto. Dimana perusahaan tersebut merupakan pemenang tender proyek lapas anak di Rumbai. Terlapor sudah memesan katering kepadanya senilai Rp 37 juta. Namun belum dibayar. Kini Sukamto tidak bisa dihubungi. Atas masalah itulah dirinya melapor ke Polsek Rumbai.
 
Reporter Nurul Hadi
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,12 Juli 2019 - 15:21:01 WIB

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau mendukung penuh KPK untuk mengusut tuntas dalam kasus anggota DPR RI Bowo Sidik yang diduga melibatkan pejabat di Kabupaten Kepulauan Meran
  • Selasa,09 Juli 2019 - 20:29:52 WIB

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo didesak untuk bertindak tegas terhadap praktek perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) yang tumbuh subur di Kota Pekanbaru dan beberapa kota
  • Selasa,09 Juli 2019 - 17:08:10 WIB

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Gerakan Riau Bersih (GRB) melayangkan surat untuk mempertanyakan kepada KPK RI terkait belum ditahannya dua kepala daerah yang sudah ditetapkan Tersangka oleh lembaga kebal hukum tersebut.
  • Selasa,09 Juli 2019 - 15:42:47 WIB
    Demo di Kejati Riau;

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Gabungan masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Pengawasan Korupsi (''KPK'') mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap Walikota Dumai Zulkifli AS.
  • Jumat,05 Juli 2019 - 00:31:13 WIB

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut tuntas soal kasus gratifikasi anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso berasal dari pengurusan anggaran di dua daerah. Dan salah satunya adalah
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker