Bimtek Penanganan Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Perkebunan


Dibaca: 179 kali 
Minggu,31 Maret 2019 - 21:39:07 WIB
Bimtek Penanganan Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Perkebunan
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Mata pencarian utama Penduduk di Kabupaten Indragiri Hilir adalah pada sektor perkebunan namun usaha perkebunan tersebut di rasa belum optimal dalam meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat perkebun.
 
Dan harus di akui juga pengiat usaha pengolahan hasil perkebunan di kabupaten indragiri hilir masih menemui permasalahan, salah satu tujuan dari pembagunan perkebunan adalah untuk meningkatkan produksi dan memperbaiki mutu hasil.
 
Dalam upaya memenuhi kebutuhan akan produk olahan dan industri berbasis perkebunan, di perlukan usaha peningkatan produksi yang mengarah kepada peningkatan efisiensi usaha dan produktivitas yang relatif, Mutu produk, keanekaragaman produk dan kontinuitas.
 
Dalam hal ini dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir Melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penaganan Pasca panen dan pengolahan hasil perkebunan selasa (23/03) di salah satu wisma Tembilahan Kegiatan ini dapat di lakukan dengan penguasaan dan aplikasi ilmu dan teknologi serta pemanfaatan sumberdaya alam secara bijak dan optimal.
 
Acara yang di buka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Drs. H Eddiwan Shasby MM di ikuti Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Ardiansyah, SE, Kepala Seksi Pengolahan selaku Panitia Erwan, SE dengan menghadirikan Narasumber Anggota DPRD Kabupaten Inhil DR Ir H Sahruddin MM dan di ikuti oleh puluhan petani kelapa di kabupaten inhil sebagai pesertanya.
 
 
"Salah satu upaya dapat di lakukan melalui penumbuhan Sentra-sentra Hasil perkebunan yaitu melalui pembinaan dan pemberian bantuan kepada kelompom usaha pengolahan hasil perkebunan"ujar Kepala dinas Perkebunan 
 
Kadis juga mengatakan seiring perkembangan zaman dan teknologi petani sekarang bisa di katakan petani milenial karena Petani Millenial sudah bisa mengunakan teknologi serta pengetahuan dalam  mengkonversi produk hasil olahan kelapa dalam menigkatkan nilai tambah hasil perkebunan kelapa itu sendiri sehingga menjadi nilai jual tingi.
 
"Dengan pemanfaatan sumberdaya alam secara arif dan bijaksana, penyediaan dan penerapan teknologi produksi  pemilihan dan pengunaan  agro input yang ramah lingkungan agar hasil yang di peroleh dapat maksimal"kata kadis
 
 
Sementara itu ir H Syahruddin yang juga dosen Stai auliarasidin ini mengatakan dengan pelatihan ini selain memberikan motivasi kepada peserta dengan pelatihan ini memberikan pengetahuan kepada petani dalam mengolah hasil turunan kelapa, dalam meningkatkan mutu dan nilai tambah dari produk hasil kelapa itu sendiri.
 
 
"kita tau kebiasaan petani kita menjual kelapa bulat saja dengan pelatihan ini kita sudah memberikan motivasi natinya kepada petani bukan hanya menjual nantinya bisa mengolah dalam artian memproduksi Apakah jadi Minyak, Nata de coco bahkan VCO ini kita harapkan 
 
 
Iya berharap juga nantinya dengan adanya pelatihan ini akan ada bibit bibit  home industri yang ada di inhil, dengan mempersiapkan petani yang sudah siap berdaya saing dengan petani luar inhil dengan harapkan pelatihan pengolahan pasca panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker