Macet Horor Akhir Pekan Gegara Antrean Mal, DPRD Pekanbaru Semprot Dishub dan Desak Pengelola Jangan Lepas Tangan!

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:42:09 WIB
Tekad Indra Pradana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru

GAGASANRIAU.com, PEKANBARU — Kemacetan lalu lintas parah seakan terjadi pembiaran dan pemandangan biasa setiap akhir pekan (weekend) yang mengepung persimpangan di sekitar pusat perbelanjaan (mal) di Kota Pekanbaru.

Kondisi semrawut yang terus berulang tanpa solusi konkret ini menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru.

Tekad Indra Pradana Abidin, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru menyemprot kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru yang dinilai pembiaran dan mendesak adanya evaluasi total terhadap Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) seluruh pengelola mal.

"Kita berharap agar Dishub melakukan evaluasi terhadap Andalalin setiap pusat perbelanjaan tersebut," tegas Tekad pada Ahad (11/10).

Tekad juga menegaskan, jika Dishub tidak terjun langsung mengatur arus kendaraan di titik-titik rawan tersebut, maka tindakan tegas berupa audit rekayasa lalu lintas wajib segera dieksekusi.

Kehadiran personel Dishub di lapangan sangat krusial untuk mengurai simpul kemacetan yang merenggut kenyamanan para pengguna jalan umum.

"Dishub juga mesti hadir di setiap titik rawan macet terutama di akhir pekan," lanjutnya dengan nada menohok.

Tak hanya mengincar regulator, Tekad juga mencecar pengelola mal yang terkesan cuci tangan atas antrean kendaraan pengunjung yang melumpuhkan jalan protokol.

Ia menuntut seluruh manajemen mal untuk menyiagakan petugas pengatur lalu lintas mandiri di area pintu masuk agar ekor antrean tidak menyergap badan jalan publik.

"Petugas itu mesti dilatih oleh Dishub. Tak boleh juga mal itu lepas tangan," cetus Tekad.

Sentilan keras ini dilayangkan karena dampak kemacetan di sekitar pusat perbelanjaan tersebut sudah sangat merugikan dan mengorbankan kepentingan publik secara luas.

Salah satu kemacetan lalu lintas yang setiap hari terjadi tersebut salah satunya di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan Jalan Soekarno-Hatta.

Keberadaan Mall Living World menjadi penyebab utama kemacetan lantaran posisi badan jalan berbatasan langsung dengan pagar pusat perbelanjaan tersebut.

Ditambah lagi arus kemacetan tambah parah akibat parkir liar di badan jalan persis didepan Mall Living World.

Terkini