Karena Kemarau Panjang, Warga Sapat Inhil Sholat Istiqasah'

Selasa, 04 Maret 2014 - 00:33:28 wib | Dibaca: 1580 kali 

Gagasanriau Tembilahan-Sudah berbulan-bulan di Kelurahan Sapat Kecamatan Kuindra tak kunjung di guyur hujan hal ini membuat warga setempat resah karena persedian air bersih semakin hari semakin menipis.

Melihat kondisi ini, tokoh agama dan tokoh masyarakat menggelar sholat Istiqasah' (minta hujan, red). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum'at (28/2) usai melaksanakan solat Jum'at. Bertempat di Masjid At-Taubah Kelurahan Sapat yang dihadiri ribuan warga.

"Sholat Istiqasah' tersebut sengaja kita gelar, karena sudah lama sekali kampung kita tidak turun hujan," papar salah seorang Tokoh Agama Kelurahan Sapat Rosfadillah. Ketika Gagasanriau.com di konfirmasi Senin (3/3) melalui telepon genggamnya.

Sambungnya lagi, sholat tersebut kita gelar bersama ribuan masyarakat Kuindra usai sholat Jum'at lalu.

"Kita sudah mulai khawatir dengan pasokan air bersih kita yang semakin hari semakin menipis. Hal itulah yang menjadi pertimbangan bagi kita untuk melaksanakan solat itu," imbuh Rosfadillah yang juga pengurus Kantor KUA Kecamatan Kuindra.

Sampai saat ini dikatakannya lagi, belum ada tanda-tanda bahwa hujan akan turun dari mulai melaksanakan sholat Istisqa'. Walaupun demikian Ia dan warga tak henti-hentinya meminta hujan agar tetap turun.

"Jika turun hujan, maka akan banyak masyarakat kita terbantu selain itu bisa juga mengurangi kabut asap," tandasnya.

Sementara itu, Dermawan (25) warga Kelurahan Sapat menyebutkan bahwa warga Kelurahan Sapat saat ini sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Kita sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih, karena rata-rata persedian air bersih kita sudah habis," imbuh Dermawan Senin (3/3).

Ditambahkannya lagi, warga terpaksa berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air bersih kepada warga yang masih memiliki persediaan banyak dan tak jarang mereka pun harus membelinya.

"Kita tak jarang harus berjalan kaki ratusan meter untuk mendapatkan air bersih. Dan untuk minum kita terpaksa harus membeli air galon"tandasnya.

Ragil Hadiwibowo


Loading...
BERITA LAINNYA