Pj Bupati Bengkalis Himbau Masyarakat Jaga Ketertiban Jelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 21 Desember 2015 - 09:09:15 wib | Dibaca: 1916 kali 

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Sebagaimana harapan Plt Gubernur Riau (Gubri), H Arsyadjuliandi Rahman, yang menginginkan kondisi aman dan kondusif pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengatakan akan senantiasa berkoordinasi dengan kepolisian. Disamping menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban di Negeri Junjungan.

"Sesuai arahan Plt Gubernur saat memimpin Rakor bersama Kapolda, Kepala Daerah dan Kapolres serta instansi terkait se-Provinsi Riau, akan kita tindak lanjuti. Mengingat, ancaman-ancaman kerawanan keamanan seperti teror bom dilokasi keramaian maupun ditempat ibadah serta kejahatan lainnya, dinilai sangat berpotensi terjadi pada tahun ini di Riau," ujar Ahmad Syah Harrofie usai mengikuti rapat yang diselenggarakan di ruang rapat Melati kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (21/12/2015).

Disamping itu, Asisten Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintahan Provinsi Riau ini, juga menyampaikan bahwa rakor yang dilaksanakan tersebut tidak hanya membahas soal pengamanan saja. Tetapi berbagai hal seperti kecukupan stok sembako dan transportasi juga dibicarakan dan menjadi pertimangan untuk terwujudnya kondisi yang baik saat natal dan tahun baru.

“Namun, pengamanan perayaan natal dan tahun baru memang menjadi topik pembahasan yang sangat serius dalam kesempatan rakor itu. Mudah-mudahan kita bisa menjalin kerja sama yang baik untuk menciptakan situasi kondusi pada perayaan umat kristen,” katanya.

Disampaikannya juga, meski Kabupaten Bengkalis sejauh ini masih dalam situasi kondusif pasca Pilkada, antisipasi tindak kejahatan baik dalam skala kecil maupun besar, tetap akan dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak keamanan seperti kepolisian serta TNI yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Seperti halnya Operasi Lilin, yang bakal digelar kepolisian dalam pengamanan lalulintas maupun di sejumlah lokasi titik-titik rawan. Hal ini tidak lain hanyalah untuk memberikan rasa aman masyarakat khususnya dalam berkendara. Sehingga perlu perhatian masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan saat natal dan tahun baru.

"Makanya kepada seluruh lapisan masyarkat, lagi-lagi kami minta untuk bekerjasama dengan baik. Baik itu senantiasa mengawasi dan melaporkan gerak-gerik yang mencurigakan dilingkungan masing-masing kepada pihak kepolisian atau pemerintah daerah setempat, maupun mentaati aturan dan melengkapi syarat-syarat dalam berkendara," ajaknya.

"Dari rakor ini, sesuai informasi Kapolda Riau, operasi lilin akan berlangsung selama 10 hari. Namun, kami meminta masyarakat tidak hanya taat berlalulintas selama waktu operasi saja. Tetapi harus menjadi bagian penting bagi kita selama berkendara untuk senantiasa ikut dan patuh dari segala aturan yang ada," tambah Pj Bupati.

Ahmad Syah dalam kesempatan ini juga menekankan kepada masyarakat untuk mengantisipasi pergerakan kaum radikal yang semakin marak diperbincangkan, baik di media masa maupun lainnya. Jangan sampai timbul perpecahan akibat faham yang menjadikan cikal bakal konflik antar umat beragama.

"Kehati-hatian seluruh masyarakat sangat kita harapkan. Karena tanpa kerjasama dari masyarakat, saya yakin, tindak kejahatan yang diantisipasi dan himbauan yang sering kali digalakkan oleh pemerintah dan kepolisian akan sia-sia. Oleh karena itu, mari kita pelihara kerukunan beragama dan saling menghargai antar satu sama lain,” tutup Ahmad Syah.

Dalam Rarok yang bertujuan untuk mengnyinergikan pengamanan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pada pelaksanaan natal 2015 dan tahun baru 2016 ini, selain Plt Gubri selaku pemimpin rapat didampingi Kapolda Riau, dan TNI, sejumlah Kepada Daerah serta Kapolres dan petinggi kepolisian se Riau juga turut hadir. Tidak terkecuali jajaran Polres Bengkalis seperti Waka Polres Defriyanto dan Kasat Lantas AKP Alex Shandy Siregar.

Humas


Loading...
BERITA LAINNYA