Wardan Optimis Maju di Pilkada 2018

Selasa, 15 Maret 2016 - 06:34:22 wib | Dibaca: 2973 kali 
Wardan Optimis Maju di Pilkada 2018
bupati Inhil, Wardan

GagasanRiau.Com Tembilahan - Beberapa bulan belakangan ini situasi perpolitikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) makin ramai didiskusikan oleh semua kalangan berpengaruh, apa lagi desas desus akan digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Inhil.

Orang nomor satu di negeri hamparan kelapa dunia ini dikabarkan juga akan ikut bertarung memperebutkan Posisi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Golkar Inhil, dengan mengamankan Partai Golkar, tentunya kedepan tidak akan sulit untuk digunakan sebagai kendaraan politik dalam bertarung pada Pilkada 2018 mendatang nantinya.

Saat dicecar pertanyaan oleh awak media terkait isu dirinya disebut-sebut sebagai balon ketua DPD II Golkar Inhil, Wardan enggan menjawab malah lebih mempreoritaskan program kerja pemerintah daerah, sesuai dengan tugas yang diembannya sekarang. Kerna visi dan misi yang pernah dibacakan dihadapan 45 anggota DPRD Inhil pada tahun 2013 lalu sudah menjadi kewajiban untuk dilaksanakannya sebagai kepala daerah, apa lagi yang berkenaan dengan 5 kisi 8 platform.

"Saya tidak mau terkontaminasi dengan isu Musda DPD II Golkar Inhil yang akan digelar kedepan, saya lagi fokus pada pekerjaan saya selaku kepala daerah, melaksanakan semua program yang sudah direncanakan," kata HM Wardan pada GagasanRiau.Com saat di wawancarai pada sebuah acara di Gedung Engku Kelana Jalan Provinsi Tembilahan, Senin (14/3/2016).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan pernah juga menjabat sebagai sekeretaris kota Pekanbaru ini menegaskan bahwa masalah maju untuk mencalonkan diri kedepan sudah positif, dirinya akan tetap ikut bertarung, terlepas bagaimana nanti jalur yang akan digunakan.

"Terlepas saya memakai jalur apa nantinya, mau lewat partai atau pun independen itu sama saja, yang jelas saya positif tetap akan maju," katanya.

Untuk beberapa hari terakhir pada pemberitaan Golkar, nama Wardan memang sering disinggung oleh politisi senior Partai Golkar, sebut saja Edy Sindrang, H. M. Yusuf Said dan Kartika Roni. (*)

Reporter Daud M Nur


Loading...
BERITA LAINNYA