Jelang Musda, Edy Sindrang Minta Kader Golkar Menahan Diri

Senin, 01 Agustus 2016 - 13:45:50 wib | Dibaca: 3218 kali 
Jelang Musda, Edy Sindrang Minta Kader Golkar Menahan Diri
Edy Sindrang

GagasanRiau.com, Tembilahan - Salah satu tokoh Partai Golkar mengharapkan seluruh Pengurus, Kader, dan simpatisan partai Golkar tingkat II Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menahan diri menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar. Pasanya, situasi sudah mulai memanas.

"Hawa mulai memanas, jangan sampai kader dan simpatisan saling berbenturan hanya karena berbeda dukungan. Harapan kita siapa pun nantinya yang terpilih menjadi ketua, sudah tentu kader terbaik dan bisa membesarkan Golkar di Inhil dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada partai Golkar," ucap Edi Haryanto Sindrang, yang merupakan politisi Golkar dan saat ini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Senin (1/8/2016).

Edi Sindrang juga menyebutkan kepada seluruh kader, untuk tidak terprovokasi dengan beberapa pemberitaan yang sedikit membuat keadaan Golkar memanas.

"Saya mengajak kepada PK-PK untuk bersatu dan mendukung siapapun yang menang nantinya," kata Edi.

Memang, menjelang Musda, sempat ada pemberitaan - pemberitaan yang sedikit tendensius terhadap bakal calon Ketua Golkar tingkat II.
"Kepada PK-PK jangan saling memburukkan, mari kita bersatu untuk Golkar yang lebih baik lagi," sarannya.

Kedepan kata Edi, kalau perlu siapapun yang terpilih harus berani berkomitmen untuk membesarkan partai Golkar, kalau perlu berani teken kontrak untuk yang terpilih apabila Golkar mengalami kemunduran, harus Legowo mundur karena  yang dibutuhkan Golkar adalah dia yang mampu membesarkan .

"Antara pak HM Wardan dengan Aprizon tidak ada masalah, bahkan komunikasi dengan pak Gubernur juga baik, Aprizon dapat Restu dari DPP, begitu juga HM Wardan juga dapat Restu. Saya sendiri pun belum tentu mengarah ke HM Wardan atau ke Aprizon, pokoknya siapapun yang mempunyai visi misi yang baik itulah yang saya pilih. Kalau perlu teken kontrak, kalau memang tidak ada perubahan dalam kepemimpinanya nanti terhadap DPD II Golkar, silahkan mundur dan angkat kaki," tegasnya.

Reporter: Daud M Nur


Loading...
BERITA LAINNYA