Ada Nama Siluman di Sidang Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Disebut Tapi Tak Pernah Ada

Kamis, 11 Agustus 2016 - 18:10:52 wib | Dibaca: 4195 kali 
Ada Nama Siluman di Sidang Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Disebut Tapi Tak Pernah Ada
Foto Dok

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Sidang korupsi Dana Hibah Kabupaten Bengkalis, terus berlanjut. Hakim sempat marah karena ada nama yang disebut tapi tak pernah dihadirkan, sengaja dihilangkan?

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Marsudin Nainggolan, kesal karena ada keganjilan dalam isi BAP penyidik, khususnya soal misteri nama Bobby Sugara. Pasalnya, sejak awal sudah dia perintahkan agar dihadirkan.

"Sejak awal saya sudah perintahkan supaya dia dihadirkan jadi saksi tambahan, tapi tak pernah muncul. Kenapa itu, dihilangkan BAPnya atau bagaimana?" kata Marsudin kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat sidang kasus ini, dengan terdakwa Herliyan Saleh dan Azrafiani Aziz Rauf, Kamis (11/8) siang.



Bobby dalam kasus ini ternyata punya peran penting, karena disebut-sebut sebagai calo pembuat proposal dalam dana hibah bernilai Rp272 miliar. Bahkan dalam BAP disebutkan Bobby dikatakan mendapat untung 20 persen dari kelompok penerima aliran dana.

"Tolong, dipanggil ini Bobby Sugara. Tembuskan ke Kapolda Riau bila perlu ke KPK. Jadi jangan main-main ini," kata Marsudin.

Selain soal Bobby, Marsudin juga marah ke saksi ahli, Dedi Yudistira, dari BPKP perwakilan Riau. Dedi dinilai bersikap plin-plan dalam memberikan keterangan, mulai dari proses audit, sistem serta kevalidan data penghitungan kerugian negara.

Dari total 4.022 kelompok yang menerima hibah, hanya 1.387 saja yang diambil sampling, sehingga ke luar angka kerugian negara sebesar Rp31 miliar.

Menurut Dedi, kemampuan tim mereka saat itu hanya bisa memeriksa 1.387 kelompok saja.

"Kalau semua diperiksa kerugian negara bisa lebih besar," katanya.***

Editor: Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA