Andi Rachman Masih Bungkam Soal Cawako Dari Golkar Pada Pilwako 2017

Jumat, 09 September 2016 - 17:26:33 wib | Dibaca: 2703 kali 
Andi Rachman Masih Bungkam Soal Cawako Dari Golkar Pada Pilwako 2017

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Arsyadjuliandi Rachman alias Andi Rachman Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golangan Karya (Golkar) Riau masih bungkam soal siapa calon yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) untuk Kota Pekanbaru 2017 mendatang.

Ia beralasan karena belum menerima bukti fisik berupa surat resmi dari DPP Partai Golkar terkait siapa calon yang akan diusung. "Belum ada keputusannya, Ketua Umum saja masih di Kendari," kata Andi Rachman di Pekanbaru, Kamis (8/9/2016).

Menanggapi sejumlah nama yang beredar diusung oleh Partainya, Andi Rachman tidak berkomentar banyak sebelum adanya surat resmi. "Sebelum ada fisiknya, saya tidak berani berkomentar," sebutnya.

Sedangkan, ditemui di tempat berbeda Ramli Walid Bakal Calon yang maju dalam Pilkada Kota Pekanbaru mengakui sudah mengantongi persetujuan dari Golkar.

"Ya betul rapat resmi pleno sudah memutuskan Bakal Calon Walikota, saya Ramli Walid dan Bakal Calon Wakil Walikota Erfan Herman," kata Ramli Walid ditemui usai rapat rancangan peraturan daerah struktur organisasi tata DPRD Riau di Pekanbaru, Kamis.

Dengan demikian, kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan Riau ini, dirinya sudah mengantongi dukungan tiga partai. Diantaranya Golkar sendiri, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Totalnya semua 16 kursi dan sudah memenuhi syarat pencalonan, yakni sembilan kursi.

Untuk Golkar meskipun sudah memutuskan, secara resmi dia mengaku belum menerima Surat Keputusannya. Sedangkan PAN sendiri sudah menyatakan mengusung Erfan Herman sebagai bakal calonnya baik itu menjadi walikota maupun wakil.

Untuk PKB, Ramli menyampaikan bahwa dirinya juga sudah mengantongi dukungan."Ke PKB saya daftar aebagai calon untuk diusung dan Alhamdulillah sudah didukung. Sore ini menjemput Surat Keputusannya ke Jakarta," ungkapnya.(ANT)

Editor Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA