Perkelahian Berdarah di Belantaraya, Ini Pelakunya

Rabu, 06 Mei 2020 - 17:43:48 wib | Dibaca: 2598 kali 
Perkelahian Berdarah di Belantaraya, Ini Pelakunya
Pelaku sudah diamakan di Polsek Gaung dan akan dibawa ke Polres Inhil. (Dok. Humas Polres Inhil)

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Peristiwa perkelahian berdarah di Desa Belantaraya menewaskan korban yang merupakan suami mantan istri pelaku.
 
Pelaku RA alias Mang Palembang (32) seorang buruh yang berdempetan dengan rumah korban M (27) di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupatan Inhil, Riau.
 
Kejadian perkelahian ini pada Rabu 6 Mei 2020, sekira pukul 03.00 WIB, di pelantaran pasar ikan atau tak jauh dari kantin ikan Belantaraya.
 
Korban M mengalami luka parah akibat tusukan benda tajam dibagian tubuh korban dan dilarikan ke rumah Mentri untuk dilakukan tindakan medis.
 
"Nyawa korban tak tertolong lagi," kata Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubbag Humas, Akp Warno Akman, Rabu (6/5).
 
Baca Berita Sebelumnya: Perkelahian Berdarah di Siang Ramadhan Belantaraya
 
Atas peristiwa itu, Unit Reskrim Polsek Gaung melakukan serangkaian penyelidikan terhadap tindak pidanan pembunuhan tersebut.
 
Diketahui pelaku RA merupakan warga Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, yang merupakan mantan suami istri korban.
 
Personil Reskrim langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Belantaraya AIPDA Edy S Bangun.
 
"Sekira pukul 02.30 Wib pelaku berhasil diamankan," terangnya.
 
Dari hasil introgasi, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan dengan cara menusuk korban pada bagian dada sebelah kiri dan dada sebelah kanan dengan menggunakan sajam berupa sebilah pisau belati.
 
Saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Gaung bersama barang bukti sebilah pisau belati yang terdapat bercak darah.
 
Istri Korban Menjerit Lihat Darah Suaminya
 
Istri korban, Rina Marasandi yang juga mantan istri pelaku saat mendengar informasi bahwa suaminya bertengkar mulut di pasar ikan.
 
Rina langsung saja keluar dari rumah untuk menuju ke tempat perkelahian tersebut. Namun beberapa saat keluar dari rumah, ia melihat suaminya sudah dibawa ke rumah mantri menggunakan gerobak oleh Masyarakat.
 
Sesampainya Rina di rumah mantri ia melihat suaminya mengalami luka bekas tusukan yang berada di dada sebelah kanan sebanyak 2 lobang bekas tusukan, yang mana sudah dinyatakan tidak bernyawa oleh pak mantri.
 
"Saya menyaksikan suami saya sudah tidak bernyawa," kata Rina sembari menjerit tak kuasa melihat tubuh suaminya terkena tikaman belati.
 
Setelah melihat kejadian tersebut, Rina pulang ke rumah dikarenakan sudah tidak tahan melihat korban yang berlumuran darah. 
 
Sesampainya di rumah, ia langsung mengatakan kepada ibunya bahwa memang benar suaminya berkelahi dengan pelaku. 
 
"Suami saya mengalami luka bekas tusukan senjata tajam," sebut Rina sambil menangis.

Loading...
BERITA LAINNYA