Sampah di Pekanbaru, Robin: Kita akan Panggil DLHK dan Duduk Bersama

Rabu, 02 Juni 2021 - 17:27:03 wib | Dibaca: 671 kali 
Sampah di Pekanbaru, Robin: Kita akan Panggil DLHK dan Duduk Bersama

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Saat ini kinerja dua perusahaan pengangkutan sampah yaitu PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah dinilai menurun oleh anggota DPRD Pekanbaru, Robin Eduar. 

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru ini menilai kurangnya kinerja dari dua perusahaan ini disebabkan jumlah armada dari pihak ketiga ini tidak cukup, sehingga tumpukan sampah kembali bermunculan.

"Saya pribadi menilai armadanya kurang. Sehingga tidak bisa mengcover semua wilayah sesuai kontrak kerja," kata Robin.

Robin mengatakan setidaknya harus ada sebanyak 80 unit armada untuk mengangkut sampah, namun jika kurang maka tidak heran lagi jika terjadi penumpukan sampah dimana-mana. 

Politisi PDIP ini mengingatkan agar DLHK Pekanbaru jangan membiarkan persoalan ini terlalu lama. Dikarenakan dua perusahaan ini sudah melakukan kontrak maka kinerjanya harus benar-benar diawasi, dan evaluasi setiap hari.

"Untuk hal ini kami minta DLHK Pekanbaru segera melakukan evaluasi. sebagai OPD teknis yang bertanggung jawab. Jangan hanya menerima laporan di atas kertas saja. Tapi cek faktanya ke lapangan," tegasnya.

Ia menegaskan saat ini masih terjadi dua mode pengangkutan sampah yaitu pengangkutan sampah yang dilakukan oleh pihak ketiga dan juga pengangkutan sampah mandiri atau yang dilakukan oleh masyarakat.

Adanya hal ini Robin mengatakan kepada DLHK agar serius menyelesaikan dan mencari titik temu agar dualisme pengangkutan sampah ini tidak terjadi lagi.

"Memang ada pengangkutan jalur mandiri dan pengangkutan dua perusahaan yang menang tender (PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya). Jangan berlarut-larut, selesaikan oleh DLHK. Jika perlu rekrut mereka sebagai sub-kontraktor," sarannya.

Lebih lanjut ia akan memanggil DLHK untuk menyelesaikan permasalahan sampah ini,  untuk mencari solusi akan persoalan ini.

"Kita akan rapat internal dulu, setelah itu kita pastikan harinya untuk memanggil DLHK," tutupnya.

Reporter: Nurwalidaini


Loading...
BERITA LAINNYA