Tim Dubdit I Ditresnarkoba Polda Riau Gulung 7 Pelaku dan 87 Sabu

Senin, 11 Oktober 2021 - 13:34:59 wib | Dibaca: 143 kali 
Tim Dubdit I Ditresnarkoba Polda Riau Gulung 7 Pelaku dan 87 Sabu
Konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Dumai

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tim Subdit I Ditresnarkoba dipimpin AKBP Hardian Sik melakukan penggeledahan di pondok kayu di Jalan Bangdes Gg Nelayan Kel. Tanjung Palas Kec. Dumai Timur Kota Dumai.

Tim berhasil mengamankan 3 (tiga) orang yang berada di sekitar pondok kayu, dan 2 (dua) orang lagi tak jauh dari TKP, Jum'at (25/9/2021) pukul 05.30 WIB.

Penggeledahan dilanjutkan disekitar pondok dan ditemukan box berwarna biru berisikan 5 (lima) buah tas berwarna hitam yang didalamnya diduga narkotika jenis shabu sebanyak 87 (delapan puluh tujuh) bungkus.

Kemudian Tim melakukan pengembangan dan menangkap 2 (dua) pelaku lagi yang bekerja sebagai transporter (becak laut) yang berperan membawa narkotika jenis shabu tersebut dari Boya (lampu suar navigasi lalu lintas laut) perbatasan Malaysia Indonesia.

TKP Awal Jumat, (24/9/2021) di Jl. Bangdes Gg. Nelayan Sungai Parit Paman Kel. Tanjung Palas Kec. Dumai Timur Kota Dumai.

TKP Pengembangan Sabtu, 25/9/2021) :
1. Jl. Moh. Yamin Kec. Dumai kota.
2. Jl. Pelajar Gg. Sisipik Kel. Purnama Dumai Barat Kota Dumai.

Tersangka :
1. AS, laki – laki, 20 tahun 
2. M. AZRUL, laki – laki, 19 tahun
3. YF, laki – laki, 30 tahun
4. MS, laki – laki, 22 tahun
5. AS, laki – laki, 20 tahun 6. DA, laki – laki, 54 tahun
6. AG, laki – laki, 52 tahun

Barang bukti :
- 87 (delapan puluh tujuh) bungkus narkotika jenis shabu didalam 5 (lima) buah tas.
- 1 (satu) buah box plastik persegi warna biru tempat di simpan tas – tas yang berisi narkotika.
- 5 (lima) buah hp merk Nokia, Oppo dan Samsung
- 1 (satu) unit kapal 10 m dengan 3 (tiga) mesin Yamaha 200
- 1 (satu) unit kapal kayu tanpa mesin.

Para pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun.


Loading...
BERITA LAINNYA