Aksi Nekat saat Unjuk Rasa, Imigran Ini Jahit Mulut

Selasa, 12 Oktober 2021 - 13:29:06 wib | Dibaca: 155 kali 
Aksi Nekat saat Unjuk Rasa, Imigran Ini Jahit Mulut
Imigran asal Afganistan jahit mulu saat unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (11/10).

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Ratusan imigran melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (11/10).

Diantara aksi unjuk rasa ini terdapat insiden nekat yang dilakukan salah satu imigran. Tampak seorang imigran dengan kondisi mulut terjahit dan membawa sebuah kertas yang bertuliskan "Refuge" yang berarti "pengungsi".

Aksi nekat ini dilakukan agar mendapat perhatian pemerintah di Indonesia. Agar tujuannya dan imigran lain ke negera ketiga bisa terwujud.

Kertas yang dipegang seorang imigran asal Afganistan tersebut juga bertuliskan "kami manusia, kami juga berhak tinggal dengan tenang, kami bukan binatang yang hanya butuh makan dan tidur, keluarga saya dengan anak kedua saya masa depan yang cerah, Tolong bantu Kami!".

Aksinya itu adalah bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah di Indonesia yang menurutnya tidak bisa memberikan tempat tinggal yang layak.

Perwakilan aksi unjuk rasa, Muhammad Yunus mengatakan, mereka meminta penjelasan dari Presiden Indonesia Joko Widodo dan Gubernur Riau Syamsuar terkait pemindahan imigran ke negara ketiga.

"Kami mau cari negara yang bisa jaga kita, yang bisa kasih KTP, bisa kasih pasport dan bebas hidup. Tujuan kita ingin pergi ke Australia, New Zealand, dan Kanada," kata Yunus.

Ia juga menyebutkan bahwa negara asalnya di Afganistan. sudah tidak aman, dan Yunus mengaku sudah tinggal di Riau selama 7 tahun.

"Di sini stres sering mikirin keluarga di Afganistan. 3 bulan udah tidak berkomunikasi, aku call tidak aktif. Makanya itu minta tolong kepada Bapak Jokowi dan Gubernur Riau," ungkapnya.

"Malaysia ada orang imigran, Thailand juga ada, paling cuman lama 3 tahun. Kami di sini sudah sampai 10 tahun dan biaya hidup sudah gak cukup," pungkasnya.


Loading...
BERITA LAINNYA