BBM Solar Langka, SPBU Ini Tetap Layani Pengisian Jerigen

Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:19:38 wib | Dibaca: 202 kali 
BBM Solar Langka, SPBU Ini Tetap Layani Pengisian Jerigen
Foto : mobil bermuatan BBM jenis solar di dalam jerigen 35 liter yang di SPBU CODO 13.287.616 Kulim - Sebangar diduga milik penimbun BBM. (Dok. Ricky/GAGASAN)

GAGASANRIAU.COM, BENGKALIS - Meskipun BBM jenis solar tergolong langka saat ini di seputaran Kabupaten Bengkalis, akan tetapi sepertinya tidak begitu berpengaruh bagi salah satu SPBU yang ada di Kecamatan Bathin Solapan.

Sebagaimana yang terpantau oleh awak media, SPBU tersebut masih melayani pengisian BBM solar bersubsidi kepada pembeli yang menggunakan jerigen 35 liter. Puluhan jerigen dan diangkut menggunakan Mobil pick up, diduga kuat pembeli tersebut adalah penimbun BBM subsidi, Senin (11 /10/2021)

Kepada awak media, Jumain Ade selaku pengawas dan humas SPBU CODO 13.287.616 Kulim-Sebangar mengatakan bahwa pihaknya memang melakukan penjualan BBM subsidi tersebut dan mengaku salah. Bahkan ada juga karyawan yang sampai dipecat karena melakukan hal yang sama. Baginya hal tersebut adalah bagian dari keteledoran anggota. Selain meminta maaf atas kejadian tersebut, Jumain Ade juga meminta agar hal tersebut tidak dimuat ke media.

"Mohon maaf, itu keteledoran anggota saya pak, benar memang ada penjualan dengan pengisian jerigen meskipun antrian sedang panjang sekarang, tapi tolonglah pak, jangan dimuat ke berita. Kita kordinasi saja, sebelumnya dulu pernah juga kejadian seperti ini, dan anggota tersebut langsung kita pecat," ujar Ade ke awak media.

Terpisah salah seorang supir yang ikut antri disekitar SPBU yang tidak ingin disebut namanya mengaku kesal ulah SPBU ini, pasalnya pada 17 September lalu, dirinya juga mendapati seorang petugas yang tengah melakukan pengisian jerigen, akibatnya antrean panjang pun terjadi. 

"Saya berharap pihak Pertamina dapat menindaklanjuti SPBU ini. pasalnya sering melakukan pengisian minyak kepada jeriken, padahal saat ini BBM sangat sulit untuk didapat,"Tetapi masih banyak peyupalai minyak dari SPBU ini semacam tidak aturan dari pertamina," ujarnya


Loading...
BERITA LAINNYA