Heboh Pemprov Riau Mau Bangun Gedung Kembar, Ternyata Cuma Wacana

Rabu, 02 Februari 2022 - 20:00:36 wib | Dibaca: 583 kali 
Heboh Pemprov Riau Mau Bangun Gedung Kembar, Ternyata Cuma Wacana
SF Haryanto, Sekdaprov Riau

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Isu soal rencana  Pemerintah Provinsi Riau membangun tower perkantoran 7 lantai dan 12 lantai di Jalan Cut Nyak Dien ternyata hanya sebatas wacana. Pembangunan gedung perkantoran terpadu itu mendapat respon berbagai pihak karena dinilai tidak mendesak dibutuhkan dan tidak berdampak kepada masyarakat Riau.

Asal muasal wacana pembangunan gedung perkantoran itu sebelumnya diungkapan oleh SF Haryanto, Sekretaris Daerah Provinsi Riau (Foto net) pada, Rabu (19/2/22).

SF Haryanto ketika itu bilang bahwa pembangunan gedung kembar itu sudah disetujui DPRD Riau.

"Sudah disetujui dewan," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto, Rabu (19/2/22) dilansir dari riauterkini.com.

Namun kata SF Haryanto meskipun sudah disetujui dia mengaku belum bisa memastikan soal besaran anggaran pembangunan dua tower tersebut.

"Total anggaran belum dihitung," ungkap Sekdaprov lagi.

Wacana pembangunan tower perkantoran ini mendapat berbagai macam tanggapan. Wacana tersebut dinilai tidak menyentuh persoalaan rakyat.

Namun pada Rabu, 2, Februari, 2022 ketika dikonfirmasi kembali SF Haryanto mengatakan bahwa rencana pembangunan tower kembar tersebut baru wacana. "Baru wacana " jawab SF Haryanto, kepada bukamata.co, Rabu, (2/2/2022) melalui pesan singkat.

Sebelumnya Ade Hartarti, anggota DPRD Riau mengkritisi wacana Pemprov Riau tersebut. 

Syamsuar, Gubernur Riau dinilai lebih mementingkan membangun gedung-gedung yang tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Riau. Infrastruktur berupa kebutuhan publik seperti jalan, fasilitas kesehatan dan sekolah-sekolah diabaikan begitu saja.

"Pembangunan yang dilakukan diharapkan memiliki dampak nyata di tengah masyarakat. Pembangunan tower yang direncanakan, jauh dari visi misi yang telah dicanangkan, mengingat pembangunan infrastruktur yang belum merata " kata Ade Hartarti, anggota DPRD Riau ini kepada bukamata.co, Sabtu pagi, 30, Januari, 2022, di Pekanbaru. 

Dibeberkan Ade, selama Syamsuar menjabat Gubernur Riau soal pembangunan dunia pendidikan faktanya jauh dari harapan karena ada 27000 anak usia sekolah dalam 2 tahun di masa pendemi ini tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah menengah.

Syamsuar kata Ade, melakukan pembangunan tidak sesuai kebutuhan rill. Mestinya Syamsuar berkaca dari kondisi yang sudah ada dimana sudah banyak proyek-proyek mercusuar di Riau yang saat ini hampir menjadi tugu kenangan untuk satu momen.


Loading...
BERITA LAINNYA