1 Malam Pagar Besi SMA PGRI Tembilahan Lenyap

Sabtu, 18 Juni 2022 - 14:25:26 wib | Dibaca: 2366 kali 
1 Malam Pagar Besi SMA PGRI Tembilahan Lenyap
Kondisi gedung sekolah SMA PGRI Tembilahan usai dibongkar maling, Sabtu (18/6). Dok.DaudMNur/GAGASANRIAU.COM

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kondisi gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Tembilahan kian memperihatinkan setalah digasak maling.

Kondisi gedung sekolah tersebut runtuh dibongkar maling, berangsur-angsur materialnya diangkut. Kini hanya menyisakan puing-puing dan bekas reruntuhan.

Tak hanya sampai disitu, dalam satu malam gerombolan maling itu kembali menggasak pagar besi sekolah di Jalan Pendidikan itu hingga tak tersisa.

"Semalam masih ada tampak pagar itu, paginya sudah lenyap," kata warga setempat, Sam, Sabtu (18/6/2022).

Disebutkan, aksi pencurian tersebut terbilang terang-terangan. Terkadang warga setempat mendengar bunyi reruntuhan bangunan baik malam hari dan siang.

Warga juga mengaku sudah menyampaikan ke pihak yang berwajib dan kepada pemilik yayasan karena khawatir material gedung yang bernilai itu habis diangkut maling.

Awak media mencoba menelusuri kondisi gedung sekolah tersebut, ternyata dibagian dalam sudah tampak gersang nyaris tak tersisa. 

Awak media juga melihat tiga orang diduga pelaku maling sedang diintrogasi pihak kepolisian di lokasi reruntuhan gedung SMA PGRI itu.

Namun saat awak media mencoba mengkonfirmasi salah satu petugas, ia meminta untuk jangan diberitakan dulu, sampai proses penyelidikan selesai.

Baca Juga: SMA PGRI Tembilahan Dibongkar Maling

Untuk diketahui, proses belajar mengajar di sekolah SMA PGRI Tembilahan sudah lama tidak aktif. 

Seperti dilansir dari website disdik.inhilkab, berhentinya proses belajar mengajar sekolah swasta tersebut dikarenakan tidak memiliki siswa lagi.

Pada tahun ajaran baru 2020/2021 yang lalu, siswa kelas XII hanya tinggal 20 orang. Akhir 2021 sekolah PGRI tidak memiliki jumlah siswa lagi.


Loading...
BERITA LAINNYA