Daerah

Akibat Cuaca Ekstrem, DPRD Pekanbaru Minta Hal Ini

Roni Pasla Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru.

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Beberapa hari terakhir Kota Pekanbaru sedang mengalami cuaca ekstrem, bahkan sempat terlihat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sempat menyelimuti Kota Pekanbaru.

Dengan hal ini Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru untuk mengaktifkan kembali papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang mati.

"Kita minta DLHK untuk mengecek kembali papan ISPU itu. Karena DLHK yang bertanggung jawab terhadap ISPU," kata Roni Pasla.

Terlihat di beberapa titik papan ISPU tidak aktif alias mati. Padahal, papan ISPU tersebut sangat dibutuhkan ditengah Kota Pekanbaru memasuki cuaca panas untuk menunjukkan kadar level pencemaran udara.

Kota Pekanbaru memiliki tiga papan ISPU. Tiga alat tersebut berada di Jalan Sudirman (Depan Kantor MPP Pekanbaru), Jalan Tuanku Tambusai (Simpang SKA), dan Jalan HR Soebrantas (Balai Pelatihan Kesehatan Dinas Kesehatan Pemprov Riau)

Roni menyebut bahwa papan ISPU sangat memiliki fungsi penting untuk mengukur tingkat polusi udara di Kota Pekanbaru.

"Alat itu penting buat kita agar masyarakat bisa menjaga kesehatannya dan juga terhindar dari kondisi udara yang tidak baik bagi kesehatan," ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap DLHK Pekanbaru dapat segera mengecek fungsi papan ISPU agar berfungsi seperti sediakala. Hal ini dikarenakan papan ISPU menjadi sumber informasi untuk mengetahui tentang kondisi polusi udara Kota Pekanbaru.

"Jangan sampai corona muncul, kemudian muncul lagi asap. Tentu ini harus diantisipasi. Mengantisipasinya tentu dengan alat-alat ukur yang ada terpasang sekarang yang kini harus diaktifkan kembali," tutupnya.


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar