Pemkab Kampar Gelar Zikir dan Dakwah Menyatu dalam Harmoni

Jumat, 10 April 2026 | 13:54:19 WIB

GAGASANRIAU.COM, KAMPAR - Di tengah deru pembangunan fisik dan kemajuan teknologi yang kian pesat di tahun 2026, manusia sering kali merasa haus akan ketenangan batin yang hakiki.

Kabupaten Kampar, yang sejak lama dikenal dengan julukan "Serambi Mekah" di Provinsi Riau, memahami betul bahwa kesejahteraan lahiriah harus senantiasa dibarengi dengan kekayaan spiritual.

Ahad pagi, 12 April 2026, diprediksi akan menjadi hari yang bersejarah bagi masyarakat Bumi Sarimah, saat gema zikir dan dakwah bersiap membahana memenuhi angkasa.

Sebuah perhelatan akbar bertajuk Tabligh Akbar akan dipusatkan di Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islami, sebuah bangunan ikonik yang menjadi simbol kemegahan iman di pusat kota.

Daya tarik utama dari acara ini tentu saja kehadiran sang dai sejuta umat, Ustadz H. Abdul Somad (UAS), yang kharismanya tak pernah pudar oleh waktu.

Kehadiran UAS di Kampar selalu membawa magnet tersendiri, di mana setiap untaian kalimatnya dianggap mampu menjadi penyejuk bagi hati yang gundul akan ilmu agama.

Namun, agenda kali ini terasa lebih istimewa dan mendalam karena berbarengan dengan momen sakral bagi para pecinta kesufian.

Acara ini dirancang sebagai rangkaian pelantikan Pengurus Rabithah Mursyidin Thariqat Naqsyabandiyah (RTMN) Kabupaten Kampar untuk periode 2026-2031.

Thariqat Naqsyabandiyah memiliki akar sejarah yang kuat di Kampar, menjadi benteng moral yang menjaga adab dan akhlak masyarakat dari masa ke masa.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan penegasan kembali komitmen para guru mursyid dalam membimbing umat menuju jalan ketakwaan.

Sebagai puncak dari kedalaman spiritual, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan Tawajjuh Akbar, sebuah ritual zikir bersama yang bertujuan mendekatkan hamba kepada Sang Pencipta.

Rencana besar ini telah dimatangkan melalui koordinasi yang apik dalam rapat persiapan di Aula MUI Kabupaten Kampar pada Selasa (7/4/2026) lalu.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Jon Kanedi, bersama Sekretaris Fadli Azmi, tampak bekerja keras memastikan setiap detail acara berjalan tanpa cela.

Kolaborasi antara panitia, Badan Pengelola Masjid Agung, dan koordinator Thariqat tingkat kecamatan menunjukkan betapa kuatnya rasa gotong royong di daerah ini.

Jon Kanedi mengonfirmasi bahwa UAS secara khusus telah mengosongkan jadwal demi memenuhi kerinduan jemaah di Kabupaten Kampar.

“Ini adalah kado spiritual bagi kita semua. UAS sangat antusias untuk kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Kampar,” ungkap Jon Kanedi dengan wajah penuh syukur.

Diperkirakan, lebih dari 1.500 jemaah Thariqat dari berbagai pelosok desa akan tumpah ruah memadati area Markaz Islami.

Jumlah tersebut dipastikan akan bertambah berkali-kali lipat mengingat antusiasme masyarakat umum yang juga haus akan siraman rohani dari UAS.

Kehadiran Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, dalam acara ini nantinya akan menjadi simbol harmonisasi antara ulama dan umara (pemerintah).

Dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan semacam ini membuktikan bahwa visi pembangunan Kampar tidak hanya berhenti pada infrastruktur jalan, tapi juga infrastruktur mental.

Bagi para peserta, Tawajjuh Akbar adalah momen untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan menyelami kedalaman zikir yang menggetarkan jiwa.

Panitia pun secara terbuka mengundang seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali untuk hadir mengenakan pakaian putih bersih, simbol kesucian niat.

Agenda ini diharapkan dapat mempererat tali ukhuwah islamiyah, menyatukan perbedaan dalam satu saf yang rapi di bawah naungan kalimat tauhid.

Bukan sekadar berkumpul, pertemuan ini adalah upaya kolektif untuk memohon keberkahan bagi keselamatan daerah agar jauh dari marabahaya.

Seiring fajar yang akan menyingsing pada Ahad nanti, langkah kaki para jemaah akan menjadi saksi bahwa Kampar tetaplah teguh sebagai oase spiritual di tanah Riau.

Semoga momentum pelantikan dan zikir bersama ini menjadi titik balik bagi setiap individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih bersyukur.

Terkini